Breaking News:

Pria Tak Dikenal Mengamuk di JPO Daerah Bandung Jabar

"Pak Odang terkena tusukan di dada sebanyak dua kali," ujar Rudi kepada wartawan di lokasi kejadian kemarin malam.

Editor:
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, JAKARTA - Seorang pria tak dikenal mengamuk di Kampung Cigondewah Kaler RT 01/03 Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Selasa (13/12). Pria tersebut menikam delapan orang warga.

Adapun delapan orang korban tersebut lima orang di antaranya yakni Asep Odang Sutisna (64), Acep Nugraha (29), Agus Munawar Azis (43), Dadan, (40), dan Imran (27). Sementara tiga orang lainnya yang bukan warga sekitar di antaranya Ayip (36), Tursin (37), dan Ahmad Sopandi (17).

Rudi Kurniawan (48) Ketua RW setempat mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di jembatan penyebrangan orang (JPO) yang berada dibelakang permukiman warga. Dari delapan korban, Asep Odang Sutisna tewas.

"Pak Odang terkena tusukan di dada sebanyak dua kali," ujar Rudi kepada wartawan di lokasi kejadian kemarin malam.

Rudi menuturkan, insiden itu berawal saat Dadan yang merupakan anak dari Odang melewati JPO menggunakan sepeda motor usai menjemput istrinya. Tiba-tiba, ujarnya, pelaku menusukan pisau ke arah punggung Dadan.

"Dadan kemudian laporan ke bapaknya, pak Odang. Lalu pak Odang datang ke jembatan. Tapi tiba-tiba, pak Odang juga ditusuk," katanya.

Setelah ditusuk, Odang pun kemudian ambruk saat turun dari jembatan. Saat itu, warga yakni Acep, Imran, dan Agus pun kemudian melihat dan mengejar pelaku. "Saat dikejar, pelaku terus melawan malah tiga warga juga terkena tusukan," katanya.

Tidak sampai disitu, lanjut Rudi, pelaku pun menikam pengguna jalan lainnya yang diduga pegawai pabrik PT. Kahatex. "Dia membawa dua pisau di tangannya. Pisaunya seperti pisau dapur," katanya.

Rudi menuturkan, pelaku akhirnya dapat dilumpuhkan oleh warga di jembatan cinta. Warga beramai-ramai mengejar dan melumpuhkan pelaku. "Warga mengejar karena takut nanti akan bertambah lagi korbannya," katanya.

Menurut Rudi, pelaku merupakan orang asing di wilayahnya. Menurutnya, diduga pelaku mengalami stres berat sehingga nekat menusuk delapan oranh warga. Saat ditemukan warga, pelaku mengenakan kaus berwarna merah dengan celana jeans. "Dia bukan orang sini, dia baru di sini. Katanya sih orang Ciamis. Informasinya juga sebelum di sini, dia ada di Cigondewah Kidul," katanya.

Sementara, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, pelaku diketahui bernama Muhammad Azis Ghozari (19) warga Dusun Kondang Desa Cinyasad, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. "Total korbannya ada delapan orang. Satu orang meninggal dunia. Dia dengan sengaja merampas nyawa orang lain," ujar Yusri.

Menurut Yusri, pelaku saat ini sudah diamankan. Pihaknya masih belum bisa menyimpulkan motif dari aksi yang dilakukan oleh pelaku. "Motifnya masih dicari," katanya.

Dari tangan pelaku, polisi pun menyita tiga buah senjata tajam jenis pisau dapur. Dua buah pisau dapur berukuran 30 sentimeter bermotif bunga dan satu pisau dapur berkarat dengan ukuran panjang 25 sentimeter.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved