Susi Pudjiastuti Ingin Stop Seminar Tidak Penting dan Hemat Perjalanan Dinas

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) 2017.

TRIBUNNEWS/ADIATMAPUTRA FAJAR PRATAMA
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

WARTA KOTA, GAMBIR - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) 2017.

Untuk menghemat anggaran tahun depan, Susi tak mau ada seminar terlalu banyak, karena dianggap tidak penting.

"Seminar yang tidak perlu, tidak urgent, stop. Emangnya akan ambruk KKP ? Saya pikir tidak," ujar Susi di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Menurut Susi, banyaknya seminar tidak terlalu berpengaruh kepada masyarakat.

Susi menyarankan para pegawainya lebih baik membuat seminar dan lokakarya yang cepat diimplementasikan hasilnya.

"Berapa persen sih yang bisa sampai ke masyarakat? Kumpulkan semua seminar dan lokakarya, lalu bikin panel, mana yang bisa di-drop, mana yang lanjut," tutur Susi.

Selain seminar, Susi juga minta ada penghematan perjalanan dinas.

Dalam hal ini Susi menyarankan eselon 1 pergi tanpa perlu membawa banyak staf.

"Saya ingin juga penghematan dana pemerintah dalam perjalanan dinas. Saya rasa eselon 1 bisa dicontoh, bisa jalan tanpa staf. Yang bisa kita kerjakan sendiri kita kerjakan sendiri," papar Susi.

Kementerian Kelautan dan Perikanan memperoleh anggaran sebesar Rp 9,3 triliun dalam APBN 2017.

Anggaran tersebut lebih kecil dibandingkan yang diajukan dalam RAPBN 2017, sebesar Rp 10,1 triliun. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved