Breaking News:

Ahok Tersangka

Kenapa Adiknya? Ahok: Berburu Macan Mesti Saudara Kandung

"Kita ada tim ada adik perempuan saya, ya kalo ada adik pengacara kenapa nggak diajak," kata Ahok, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis

Warta Kota
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat mendengar pengaduan warga di Rumah Lembang, Jakarta, Senin (15/11/2016). Setiap pagi, dari Senin hingga Jumat, Ahok akan menerima pengaduan warga mengenai permasalahan Ibu Kota di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta. 

WARTA KOTA, MENTENG - Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjelaskan kenapa dirinya lebih memercayakan urusan persidangan Ahok atas dugaan penistaan agama kepada adik perempuanya.

Seperti diketahui, sidang perkara dugaan penistaan agama akan dimulai hari Selasa, 13 Desember 2016.

Baca: Ahok Berencana Gugat Oknum yang Mempersulit Warga untuk Terdaftar di DPT

Adik perempuan Ahok yang bernama Vivi Evitha lah yang menjadi seorang pengacara untuk membantu Ahok dalam kasus yang dideranya.

"Kita ada tim ada adik perempuan saya, ya kalo ada adik pengacara kenapa nggak diajak," kata Ahok, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/12).

Baca: Polisi Tunggu Intelijen Tentang Pengunjung Sidang Ahok

Memakai istilah kuno "Berburu macan Mesti Saudara Kuno".

Alasan itulah diungkapkan Ahok kenapa adiknya yang membantu mantan Bupati Belitung Timur itu menghadapi persoalan hukum.

"Ada istilah kuno, berburu macan mesti sodara sekandung," singkatnya.

Baca: Kampanye Rakyat Ahok-Djarot Tembus Rp18 Miliar

Sebelumnya Ketua tim hukum Ahok, Sirra Prayuna mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 100 pengacara yang akan dibagi menjadi dua tim untuk mengikuti proses persidangan kasus penistaan agama.

Adapun suami Veronica Tan itu, ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penistaan agama, tanggal 16 November 2016 lalu. 

Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Faizal Rapsanjani)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved