Ahok Tersangka

Lokasi Sidang Ahok Kewenangan MA, Komisi III Minta Kapolri Jangan Dramatisasi Keadaan

Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan pemindahan lokasi persidangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, merupakan kewenangan Mahkamah Agung.

Tribunnews.com
Junimart Girsang 

WARTA KOTA, SENAYAN - Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan pemindahan lokasi persidangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, merupakan kewenangan Mahkamah Agung. 

Baca: Sudah Empat Orang Dilaporkan Tewas Akibat Gempa 6,4 SR di Aceh

Hal itu terkait pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang akan mengkaji lokasi sidang Ahok

"Pemindahan itu sepenuhnya kewenangan pengadilan dan Kejari. Polri diminta keamanannya. Dan itu dimintakan ke MA. Tidak ada usulan pemindahan. Hanya PN Jakarta Utara karena diperbaiki pakai gedung lama (PN Jakarta Pusat)," kata Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/12/2016). 

Baca: Ada Nama Tommy Soeharto di Bagan Donatur Makar, Eggi Sudjana Ajak Lapor ke Polisi

Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang pun mengatakan hal yang sama.

Pemindahan lokasi persidangan merupakan kewenangan MA. 

Baca: Habib Rizieq Dirawat di Rumah Sakit Ummi Bogor Sejak Selasa Siang

"Menjadi kewenangan MA untuk menentukan, dengan berkoordinasi dengan kepolisian. Jadi bukan permintaan dari kepolisian. Nah, ini kan lokasinya kan di Jakarta Utara, di Pulau seribu, tentu ranahnya Jakarta Utara," tutut Junimart.

Tetapi, kata Junimart, karena kondisi PN Jakarta Utara sedang direnovasi, maka pindah ke bekas PN Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada.

"Ya tetap disana persidangan," ucap politikus PDIP itu.

Junimart meminta Kapolri jangan terlalu mendramatisasi situasi keamanan. Apalagi, Indonesia sedang dalam situasi yang kondusif.

"Jadi jangan kita memprovokasi sesuatu yang tidak perlu. Biarkanlah persidangan dilakukan scara terbuka dan tugas polisi mengamankan persidangan tersebut," tuturnya.

Junimart pun mempertanyakan pernyataan Kapolri yang akan mengkaji ulang lokasi persidangan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok

"Kalau misalnya Pak Kapolri bilang mau kaji ulang, mau di mana dibuat? Mau di Kemayoran, kan enggak boleh juga. Apa mau dipindah ke Papua? Enggak boleh begitu lah. Ini kan bangsa yang tertib, jangan dipancing yang menggugah tempat dan segala macam," papar Junimart.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan bahwa pihaknya akan mencarikan tempat lain untuk pelaksanaan sidang Ahok.

"Iya, kami akan carikan tempat yang lebih aman. Jauh dari sentra ekonomi dan lain-lain," jelasnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Sidang Ahok akan dimulai pada Selasa (13/12/2016) pekan depan. Tempat persidangan akan dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang berada di Jalan Gajah Mada. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved