Breaking News:

Ahok Tersangka

Berkas Buni Yani Diserahkan ke Kejati DKI

Polisi melimpahkan berkas pemeriksaan tersangka Buni Yani ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Warta Kota/Bintang Pradewo
Buni Yani di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/11). 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas perkara tersangka pelanggaran UU ITE, Buni Yani, ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Selasa (6/12). 

Baca: IPW: Kasus Buni Yani Menunjukan Arogansi Polisi

Pelimpahan itu baru tahap awal atau P-19. Berkas perkara itu dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan terkait SARA dengan tersangka Buni Yani. 

Baca: Dijadikan sebagai Tersangka, Buni Yani Merasa Dikriminalisasi, Ajukan Praperadilan

"Berkasnya sudah dilimpahkan. Baru tahap satu," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat  di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (7/12). 

Baca: Dicecar Komisi III Kenapa Ahok Tidak Ditahan, Jaksa Agung: Harusnya Penangannya Malah Ditunda

Dia menjelaskan pihak penyidik masih menunggu apakah berkas tersebut dinyatakan lengkap atau masih perlu dilengkapi. Karena memang harus diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum.

"Kita tunggu, kan masih diteliti oleh JPU. Baru kemarin kan kita limpahkan," kata Wahyu.

Buni Yani telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Penghasutan melalui media sosial pada Rabu 23 November lalu.

Buni Yani dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Sehari setelah penetapan tersangka, polisi mengumumkan bahwa Buni Yani tidak dilakukan penahanan.

Polisi beralasan, tidak dilakukannya penahanan lantaran Buni Yani kooperatif selama pemeriksaan dan diyakini tidak akan melarikan diri.

Buni Yani sendiri diketahui sebagai pengunggah penggalan video pidato Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pulau Seribu terkait Surat Al Maidah ayat 51.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved