100 Relawan Tebar Edukasi Tuberkulosis di Halte Transjakarta

Sebanyak 100 relawan melakukan edukasi Tuberkulosis (TB) di halte-halte bus TransJakarta.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Hertanto Soebijoto
WARTA KOTA/ICHWAN CHASANI
Ilustrasi : Suasana halte Bus TransJakarta Cawang-UKI, Jumat (4/11/2016) pagi. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Sebanyak 100 relawan melakukan edukasi Tuberkulosis (TB) di halte-halte bus Transjakarta.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk memberikan informasi mengenai penyakit tuberkulosis.

Karena Jakarta menjadi provinsi ketiga penderita TB di Indonesia.

Berdasarkan hasil survei prevalensi TB 2013/2014 dari Kementerian Kesehatan RI, terdapat 1 juta kasus TB baru setiap tahun.

Dengan angka kematian mencapai 100.000 orang per tahun.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, mengatakan bahwa pihaknya selalu meningkatkan kapasitas para tenaga kesehatan di berbagai pusat layanan kesehatan secara berkala.

"Sehingga penyebarluasan TB dapat dibatasi dengan deteksi yang tepat dari para petugas. Selain itu, kegiatan edukasi TB rutin selalu dilakukan di tengah masyarakat agar mereka juga bisa ikut menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungannya dengan baik," kata Kusmedi, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2016).

Sementara itu, Ketua Forum Stop TB Partnership Indonesia, Arifin Panigoro, mengatakan, sebagai negara dengan endemik TB, perlu memiliki strategi yang terpadu dari berbagai pihak.

Sehingga TB benar-benar menjadi prioritas permasalahan kesehatan masyarakat yang harus diselesaikan.

"Penularannya yang mudah yaitu melalui udara, potensi kepada siapapun untuk terkena penyakit ini," katanya.

Bentuk kolaborasi untuk melakukan edukasi di transportasi publik ini, lanjutnya, harus dapat dilakukan secara terus menerus.

Kemudian benar-benar diukur dampaknya bagi penurunan kasus TB di Jakarta.

Edukasi yang dilakukan para relawan tersebut, mencakup 10 titik halte di jalur koridor satu TransJakarta.

Direktur Utama PT TransJakarta, Budi Kaliwono, mengatakan, saat ini armada Transjakarta berjumlah 1.300-an unit. Serta mengangkut sekitar 450.000-an pelanggan setiap harinya.

"Kami sangat mendukung edukasi TB di TransJakarta bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Forum Stop TB Partnership Indonesia, dan Johnson & Johnson Indonesia.

Dengan menyediakan ruang untuk informasi seputar TB. Kami berharap semakin banyak warga Jakarta yang sadar dan mencegah penularan TB lebih luas lagi," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved