Breaking News:

Ahok Tersangka

Ini Tiga Alasan Kasus Ahok Menjadi Luar Biasa Menurut Jaksa Agung

Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan, kasus dugaan penistaan agama bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia

Ambaranie Nadia K.M
Jaksa Agung HM Prasetyo 

WARTA KOTA, SENAYAN - Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan, kasus dugaan penistaan agama bukanlah yang pertama kali terjadi di Indonesia. Namun, kasus yang menjerat Gubenur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi luar biasa.

"Karena pelakunya seorang calon gubernur yang akan ikut pilkada. Dia seorang dari etnis minoritas yang kebetulan beragama non-muslim. Ketiga, begitu sensitifnya masalah yang melatarbelakangi kasus tersebut," kata Prasetyo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Prasetyo mengatakan, penanganan kasus tersebut sangat luar biasa, sebab telah diikuti serta mendorong maraknya reaksi dalam bentuk aksi serta unjuk rasa.

"Ada berbagai tuntutan dan permintaan yang tentunya itu harus menjadi perhatian kita juga dalam proses penegakan hukum ini," imbuh Prasetyo.

Sidang Ahok akan dimulai pada Selasa (13/12/2016) pekan depan, di gedung sementara Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan bahwa pihaknya akan mencarikan tempat lain untuk pelaksanaan sidang Ahok.

"Iya, kami akan carikan tempat yang lebih aman. Jauh dari sentra ekonomi dan lain-lain," jelasnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (6/12/2016). (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved