Djarum Kudus Bakal Diperkuat Juara Olimpiade dan All England di Kejurnas PBSI 2016

Dengan kekuatan inimenurut Manajer Tim Djarum Kudus, Fung Permadi, timnya menargetkan juara di ajang tersebut.

Penulis: Murtopo | Editor: Murtopo
Badmintonindonesia.org
Dua ganda campuran utama Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 

WARTA KOTA, SOLO - Ajang Blibli.com Kejuaraa Nasional PBSI 2016 ternyata bukanlah ajang untuk pemain lapis kedua.

Di kejuaraan tersebut juara Olimpiade Rio 2016 Tontowi Ahmad/LIliyana Natsir dan juara All England 2016 Praveen Jordan/Debby Susanto tetap akan berkompetisi.

Kedua pasang ganda campuran terbaik Indonesia itu akan memperkuat klub mereka, Djarum Kudud di nomor beregu.

Di sektor ganda putra, Djarum yang berada di grup A ini diperkuat Mohammad Ahsan yang merupakan Juara Dunia 2013 dan 2015 bersama Hendra Setiawan (Jaya Raya).

Dengan kekuatan inimenurut Manajer Tim Djarum Kudus, Fung Permadi, timnya menargetkan juara di ajang tersebut.

“Tim PB Djarum menargetkan juara, langkah pertamanya adalah berjuang untuk menjadi juara grup A," ujar Fung di acara konferensi pers di Hotel Amaris, Solo, Senin (5/12/2016) siang.

"Kami berharap di semifinal bisa mendapat lawan yang dapat kami hadapi, karena kami tahu di grup B ada tim kuat Jaya Raya,” kata Fung seperti dikutip badmintonindonesia.org.

Menurut Fung Tim Jaya Raya merupakan tim yang kuat, mereka memiliki pemain-pemain level dunia yang masih menguasai perbulutangkisan Indonesia.

Sementara itu, Jaya Raya yang merupakan juara bertahan, juga menargetkan naik podium juara. Tim yang sudah lima kali menjadi juara ini tengah mengincar gelar keenam di kejurnas beregu.

“Kalau melihat materi pemain, logikanya Djarum bisa juara karena materi pemain Djarum luar biasa. Tetapi balik lagi, ini kan turnamen beregu, sangat berbeda dengan perorangan," ujar Imelda Wiguna, mantan pemain era 80-an yang kini menjadi Manajer Tim Jaya Raya Jakarta.

"Bukannya sombong, tetapi Jaya Raya hampir selalu solid di tiap pertandingan beregu,” ujar Imelda Wiguna, mantan pemain era 80-an yang kini menjadi Manajer Tim Jaya Raya Jakarta.

Duel antara dua klub besar ini memang sudah sering terjadi, keduanya sering saling mengalahkan. Masing-masing punya keunggulan dan kelemahan di tiap sektor yang sudah sama sama dipelajari.

Pada Kejurnas 2014 yang berlangsung di GOR Bima, Cirebon, Jawa Barat, tim Jaya Raya berhasil mengalahkan Djarum Kudus di final dengan skor 3-2.

Seperti sudah diperkirakan, pertandingan memang berlangsung hingga laga terakhir karena kedudukan sempat imbang 2-2.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved