Aksi Damai 212
Sampah Sisa Aksi 212 Lebih dari 92 Ton
Ia menjelaskan, total personel kebersihan yang dikerahkan untuk menangani sampah-sampah saat Aksi Bela Islam Jilid III, sebanyak 1.100 orang.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro
WARTA KOTA, GAMBIR - Kepala Suku Dinas (Sudin) Kebersihan Jakarta Pusat Marsigit memperkirakan, total sampah yang dibersihkan pihaknya setelah Aksi Bela Islam Jilid III, melebihi 92 ton.
"Teknisnya seperti ini, jadi kalau Suku Dinas Kebersihan Jakarta Pusat hanya membersihkan lingkungan dalam Monas saja. Di dalam Monas sudah selesai dikerjakan, kurang lebih banyaknya 250 meter kubik, setara dengan 92 ton," tutur Marsigit saat dihubungi Warta Kota, Jumat (2/12/2016).
Baca: Kapolri: Tidak Ada Satu Pohon Pun yang Patah
Sedangkan total sampah yang ada di luar kawasan Monas belum diestimasi, karena saat ini sedang dalam tahap pembersihan yang dikerjakan oleh Suku Dinas Kebersihan daerah administrasi lainnya, yang membersihkan sampah-sampah di seputar jalan yang mengelilingi Monas.
"Untuk di luar belum dihitung. Karena masih dikerjakan, seperti di Jalan Medan Merdeka Utara, Barat, Timur, dan Selatan, dibantu oleh sudin lain sesuai daerahnya masing-masing. Jadi, sampah-sampah di Jalan Medan Merdeka Utara, misalnya, ditangani oleh Sudin Kebersihan Jakarta Utara," jelas Marsigit.
Baca: Aa Gym Beserta Santri Punguti Sampah di Monas
Marsigit memperkirakan, beberapa titik lokasi tidak akan mengalami banyak kendala, karena beberapa ruas jalan yang menuju ke arah Istana Negara aksesnya ditutup.
"Kalau saya lihat, Jalan Medan Merdeka Utara mungkin sedikit saja, karena itu kan jalan menuju ke Istana Negata dan ditutup. Jadi Medan Merdeka Selatan, Timur, dan Barat mungkin agak banyak," tuturnya.
Ia menjelaskan, total personel kebersihan yang dikerahkan untuk menangani sampah-sampah saat Aksi Bela Islam Jilid III, sebanyak 1.100 orang.
Baca: Bercak Sisa Koran Basah Bikin Jalan Kumuh
"Kalau Jakarta Pusat kekuatannya 200 personel. Sudin yang lain personelnya masing-masing 100 orang. Ditambah lagi sama UPK badan lain dari Dinas Kebersihan yang totalnya 500, jadi jumlahnya 1.100 orang," ungkap Marsigit.
Selain itu, pihaknya juga mengoperasikan beberapa unit mobil pengangkut sampah dan mobil penyapu jalan.
"Kami siagakan sebanyak 10 unit truk, 16 unit mobil bak, dan lima 5 unit mobil penyapu jalan (sweeper)," ucapnya.
Mengenai banyaknya bercak sisa koran yang basah karena Aksi Bela Islam Jilid III disertai dengan hujan, Marsigit menerangkan, penanganannya harus dilakukan secara manual karena tidak tersedianya alat untuk membantu membersihkan sisa koran basah yang kini memenuhi sekeliling jalan di sekitar Monas.
"Harus disapu manual, enggak bisa pakai mobil sweeper. Apalagi bentuknya seperti bubur. Jadi harus disapu manual," terangnya.
Marsigit memastikan, seputar Jalan Medan Merdeka dan kawasan Monas akan bersih hari ini sesuai instruksi Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono.
"Sesuai instruksi Pak Plt (Soni Sumarsono), seperti biasa kalau ada aksi unjuk rasa, sudah harus langsung dibersihkan tuntas hari itu juga," cetusnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sampah-sisa-aksi-212_20161202_175004.jpg)