Aksi Damai 212

Rugi Rp 600 M, Pengusaha Tetap Apresiasi Demo 212

Meski merugi hingga Rp 600 miliar, kalangan pengusaha mengapresiasi demo 212 yang berlangsung damai.

Rugi Rp 600 M, Pengusaha Tetap Apresiasi Demo 212
Rangga Baskoro
Ribuan orang memdati Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, untuk berpartisipasi dalam Aksi Bela Islam Jilid III, Jumat (2/12/2016). 

WARTA KOTA, BALAI KOTA-Sebanyak 30.000 toko di pusat perdagangan tutup akibat akibat aksi demo 212. Kerugian omzetnya pun mencapai Rp 600 miliar.

Meski demikian, pelaku usaha menyatakan tetap mengapresiasi. Atas berlangsungnya aksi demo yang aman dan damai.

"Omzet penjualan selama sehari merugi tidak menyurutkan rasa pelaku usaha, bahagia, bangga, dan terharu, atas jalannya aksi demo yang aman, damai, tertib, an lancar," kata Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, ketika dihubungi Warta Kota, Jumat (2/12/2016).

Menurut Sarman, sebanyak 60 persen hingga 75 persen dari 30.000 toko di Jakarta tutup. Toko-toko tersebut antara lain berada di kawasan Glodok yaitu HWI, Lindeteves, Glodok Jaya, Glodok Makmur, Harco, Glodok City, dan Glodok Plaza.

Lainnya adalah di daerah Mangga Dua yaitu Pasar Pagi Mangga Dua, ITC, Mangga Dua Mall, Mangga Dua Square, WTC Mangga Dua, dan Dusit Electronic,  sekitar Tanah Abang dan Thamrin City, juga pusat perdagangan lainnya yang berdekatan dengan pusat aksi demo.

"Kami perkirakan omzet transaksi hari ini mengalami kerugian sekitar Rp 600 miliyar sedikit lebih besar dari kerugian transaksi demo tanggal 4 November lalu. Namun sangat terobati melihat jalannya aksi demo yang berlangsung aman," katanya.

Karena itu lanjut Sarman, secara psikogis dapat mengurangi kekhawatiran pengusaha untuk tidak menutup bisnisnya jika terjadi demo sejenis ke depan.

Apalagi, kehadiran presiden dan wakil presiden salat berjamaah bersama massa di Monas, juga menciptakan suasana yang harmonis dan kedekatan yang baik antara pemimpin dan rakyatnya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved