Demo Ahok

Forum RT/RW se-DKI Diperiksa Polisi Soal Demo Bayaran

Enam orang perwakilan Forum RT/RW se-Jakarta ini tiba di Gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.30 WIB.

Forum RT/RW se-DKI Diperiksa Polisi Soal Demo Bayaran
Warta Kota/Bintang Pradewo
Beberapa perwakilan Komunitas Forum RT/RW se-Jakarta diperiksa penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016) siang. Pemeriksaan itu atas laporan mereka terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menuding massa demo 411 bayaran. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Beberapa perwakilan Komunitas Forum RT/RW se-Jakarta diperiksa penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016) siang.

Pemeriksaan itu atas laporan mereka terhadap Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menuding massa demo 411 bayaran.

Enam orang perwakilan Forum RT/RW se-Jakarta ini tiba di Gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka membawa 3 buah spanduk yang memprotes soal Ahok.

Baca: Sebanyak 38 Spanduk Ejek Ahok Ditemukan di Jakarta Barat

Spanduk itu bertuliskan "Mau Tenang Gampang! Tangkap Ahok Si Penista Agama. Gitu Aja Kok Repot".

Sebelumnya Ahok dilaporkan oleh Forum RT/RW se-Jakarta pada 19 November lalu ke Bareskrim Polri.

Muhamad Yamin, Dewan Penasihat Forum RT/RW se-Jakarta menjelaskan para warga merasa terlukai dengan pernyataan Ahok di salah satu media.

Dia membantah keras tudingan Ahok yang menuduh peserta aksi 4 November lalu adalah massa bayaran.

Baca: Tidak Ada Pengamanan Khusus di Rumah Ahok saat Aksi Bela Islam Jilid III

"Tidak ada, jangankan uang 500 ribu kita untuk rapat saja iuran, jujur. Kebetulan kami pada saat itu juga hadir di situ," kata Yamin di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (1/12).

Dirinya san ratusan orang yang tergabung dalam forum tersebut memang mengikuti aksi demo 4 November lalu itu.

Namun tidak benar kalau massa mendapatkan bayaran sebesar Rp 500.000.

"Nah kita merasa bagian dari yang terlibat langsung di situ merasa belum pernah ada itu," ucap Yamin.

Baca: Ratusan Massa Ini Jalan Kaki dari Bogor ke Jakarta dan Akan Menginap di Monas

Adapun, RT/RW yang tergabung dalam forum tersebut berjumlah 156 RT/RW. Tujuan forum ini, kata dia, ingin merangkum aspirasi masyarakat di arus bawah.

"Agar kita bisa membangun Jakarta yang baik dan benar. Baik belum tentu benar, tapi kalau benar sudah pasti baik," tutur dia.

Sementara itu, untuk melengkapi pemeriksaan, mereka membawa barang bukti berupa berkas, gambar dan video.

Penulis:
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved