Ahok Tersangka

Begini Kata Ahok Jika Dirinya Dipidana Atas Dugaan Penistaan Agama

Ahok akan melakukan banding jika dirinya dinyatakan bersalah yang otomatis gugur menjadi peserta Pilkada DKI 2017.

Begini Kata Ahok Jika Dirinya Dipidana Atas Dugaan Penistaan Agama
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ahok diperiksa sebagai tersangka penistaan agama. 

WARTA KOTA, MENTENG - Calon gubernur DKI Jakarta urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyatakan akan melakukan banding jika dirinya dinyatakan bersalah yang otomatis gugur menjadi peserta Pilkada DKI 2017.

Ahok menyebut putusan pengadilan tidak cepat begitu saja dan membutuhkan proses yang cukup lama.

"Kan kita akan gugat lagi kan akan naik. Kita akan naikan lagi bandingkan, kan kita udah bangun sistem, lagian juga putusan itu bisa sampai setahun dua tahun," kata Ahok, di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai, siapapun akan mengambil langkah banding, jika seseorang dinyatakan bersalah.

"Yah enggak tahu, semua orang pasti berpikir seperti gitu yah enggak tahu kita," jelasnya singkat.

Ahok meyakini, warga yang menyaksikan sidang perkara kasus dugaan penistaan agama nanti, akan melihat keadilan. Pasalnya, Ahok menegaskan dirinya tidak ada maksud dan niat untuk menistakan agama.

"Dan saya juga udah minta maaf kegaduhan ini karena kesalahpahaman terjadi. Tidak ada sama sekali ada niat mengatakan apapun," imbuhnya.

Ahok menyarankan untuk warga menonton keseluruhan isi video, sewaktu istri dari Veronica Tan itu melakukan sosialisasi program kerja di Kepulauan Seribu.

"Kamu kalau nonton 6-7 menit aja menit ke 23-30 aja, kamu bisa melihat yang berbeda dibandingkan dengan enam detik. Saya kira itu yang nanti saya harap dalam persidangan orang bisa menilai, itu aja," jelasnya di lokasi.

Sementara itu Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto mengatakan, Kamis (1/12/2016) besok pihaknya akan melakukan pelimpahan tahap dua dalam  kasus dugaan penistaan agama.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved