Ahok Tersangka

Prabowo: Banyak yang Tersakiti karena Ahok

Dia mengatakan, langkah Jokowi sudah tepat saat dia berusaha meredam suasana tegang saat video pernyataan Ahok yang diduga menista Agama

Prabowo: Banyak yang Tersakiti karena Ahok
KOMPAS.com/Sandro Gatra
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

WARTA KOTA, PALMERAH -  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sejumlah penekanan ketika presenter Kompas TV, Rosiana Silalahi mengajukan pertanyaan tajam kepadanya tentang kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Baca: Ahok Mulai Mengerem Bicara, Juru Bicara: Kan Ada Ruhut Sitompul

Prabowo menyampaikan saat jadi tamu khusus di acara 'Rosi' sebuah program wawancara khusus dengan Prabowo Subianto Senin (28/11) malam di Kompas TV.

Baca: Prabowo Pegang Komitmen Takkan Jegal Jokowi

Dia mengatakan, langkah Jokowi sudah tepat saat dia berusaha meredam suasana tegang di DKI Jakarta saat video pernyataan Ahok yang diduga menista Agama Islam beredar luas, dengan mendatangi banyak tokoh ulama.

"Saya kira itu memang tugasnya seorang kepala negara, kepala pemerintah harus memelihara komunikasi politik dengan semua unsur," kata Prabowo.

Baca: Wow, Pembangunan Masjid Istiqlal Ternyata Berlangsung 27 Tahun, Arsiteknya Hanya Tamatan STM

"Sebenarnya segenting apa yang dihadapi bangsa ini?" tanya Rosi.

Prabowo menjawab, "Sebetulnya kita mengetahui ada keadaan khusus di ibukota saat ini, di mana gubernurnya, saudara Basuki Tjahaja Purnama yang dikenal sebagai Ahok telah melakukan sesuatu yang dirasakan oleh banyak kalangan, terutama umat Islam dan kalangan bawah sebagai suatu penistaan agama, dan ini membuat tegang."

"Kalau kita objektif, sebelumnya pun mungkin gaya bicara beliau dan sikap sikap beliau itu membuat sakit hati banyak kalangan. Apalagi ini masalah agama ya, di negara kita itu sesuatu yang sangat sensitif."

"Sejak kemerdekaan kita pun tahu, persoalan ras agama antargolongan atau SARA ini kan hal sensitif. Garis garis yang bisa menimbulkan perpecahan," lanjut Prabowo.

Terpancing

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, masyarakat Indonesia jangan sampai terpancing oleh hasutan dan ide yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: z--
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved