Pemprov DKI Tanggung BPJS 6.000 Pemulung di TPST Bantargebang

Pemprov DKI Jakarta akan memberikan fasiltas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis, kepada 6.000 pemulung.

Pemprov DKI Tanggung BPJS 6.000 Pemulung di TPST Bantargebang
Kompas.com/David Oliver Purba
Sebanyak 1.000 truk sampah dan 15 alat berat milik Dinas Kebersihan Pemprov DKI Beroperasi di TPST Bantargebang, Bekasi pada Kamis (21/7/2016). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan fasiltas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis, kepada 6.000 pemulung.

Anggaran Rp 1,6 miliar pun dikucurkan.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan bahwa pihaknya mengalokasikan anggaran tersebut dalam APBD-Perubahan 2016.

"Kami telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengelola BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," katanya.

Pemberian BPJS tersebut diharapkan dapat memeberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pemulung yang bekerja di areal TPST Bantargebang.

Pihaknya juga berharap agar pemulung tersebut dapat secara aktif mendaftarkan dirinya kepada pengelola BPJS. Yntuk didaftarkan ke dalam keanggotaan BPJS.

"Pemberian BPJS kepada pemulung karena para pengais sampah merupakan bagian dari TPST Bantergebang. Pemulung juga membantu pengelolaan di mana mereka mengumpulkan dan memilah sampah yang dapat didaur ulang," katanya.

Sampah yang dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis tidak semua ditimbun ke dalam landfill, tapi sebagian diambil pemulung.

Bantuan Hibah

Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Kebersihan, Asep Kuswanto, mengatakan, bantuan keuangan kepada Pemerintah Kota Bekasi akan segera cair.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved