Demo Ahok

Inilah Lokasi Parkir Khusus yang Disiapkan untuk Demo 212

Polri telah menyiapkan lokasi untuk kantong parkir saat berlangsungnya aksi damai 2 Desember.

Inilah Lokasi Parkir Khusus yang Disiapkan untuk Demo 212
Warta Kota
Suasana demonstrasi 411 oleh kalangan umat Islam, Jumat (4/11/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Polri telah menyiapkan lokasi untuk kantong parkir saat berlangsungnya aksi damai 2 Desember.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas karena menumpuknya kendaraan massa aksi.

Baca: Kapolda Jawa Tengah Ancam Pidanakan Pemberi Fasilitas Demo 212

"Nanti ada pengaturan dan ada titik parkir kendaraan dari daerah dan ada petugas yang mengarahkan ke mana mereka akan parkir," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/11/2016) malam.

Baca: Polda Metro Jaya Siap Kawal Demo 212

Boy menuturkan, ada tiga lokasi di sekitar Monas yang akan dijadikan kantong parkir.

Baca: Prabowo: Banyak yang Tersakiti karena Ahok

"Nanti di silang Monas ada tempat drop para penumpang. Di jalur Medan Merdeka Selatan, Merdeka Timur sampai Istiqlal, Lapangan Banteng kemudian cadangannya di Kemayoran. Jadi itu tempat kantong parkir yang disiapkan," ucap Boy.

Boy meminta pengemudi mobil yang ditumpangi massa agar mengikuti arahan petugas di lapangan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.

Bahkan, petugas akan mengarahkan kendaraan tersebut untuk parkir sesuai dari daerah mana mereka berasal agar massa mudah mencari kendaraan yang ditumpanginya seusai mengikuti rangkaian aksi tersebut.

"Nanti kendaraan ini akan dikelompokkan sesuai dengan daerah mereka, sesuai dengan jalur terdekat menuju jalur pulang ke daerah masing-masing," ucap Boy.

Boy menuturkan, polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur yang akan dilintasi massa. Polisi juga akan menutup beberapa ruas jalan.

"Depan istana pasti (ditutup) karena tidak bisa dilintasi. Demikian juga dari Medan Merdeka Barat sampai depan Istana itu nanti dilewati kendaraan secara terbatas," ujarnya.

Aksi damai tersebut merupakan aksi lanjutan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang sebelumnya telah dilakukan pada 4 November 2016, untuk mengawal proses hukum kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Polri memberi izin aksi dipusatkan di Monas yang mampu menampung 600.000 orang hingga 700.000 orang.

Aksi GNPF akan dimulai pukul 8.00 WIB dan akan diakhiri shalat Jumat berjamaah. (Akhdi Martin Pratama)

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved