Demo Buruh

Buruh Keukeuh Demo pada 212

Imbauan Kapolri tidak mengubah sikap Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk tetap melakukan unjuk rasa dengan tema besar Mogok Nasional.

Buruh Keukeuh Demo pada 212
Nurfitri Aprilia
Kalangan buruh yang diwakili Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) saat menggelar konprensi pers pada Selasa (29/11) di Hotel Mega Proklamasi, Jl. Proklamasi No.40-42 Jakarta Pusat. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Nurfitri Aprilia,

WARTA KOTA, MENTENG -- Seperti diketahui sebelumnya, GNPF MUI kembali melanjutkan aksi unjuk rasa terkait proses hukum Gubernur nonaktif DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 2 Desember mendatang.

Aksi ini akan digelar di pelataran Monas dengan agenda Dzikir hingga Shalat jumat bersama tanpa adanya orasi.

Terkait hal tersebut, Agenda aksi unjuk rasa selain Gerakan Nasional Pengawal Fatma Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) diharapkan oleh Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk tidak digelar pada hari yang sama.

Sebagai contoh adalah rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh kelompok buruh tepat pada 2 Desember 2016 mendatang.

"Kita harapkan aksi-aksi di luar itu ditunda setelah hari lain, jangan sampai mengganggu kesucian acara ini katena ini memang ibadah, jangan sampai malah nanti disini sedang berzikir tapi disisi lain sedang teriak-teriak, akan ganggu kesucian ibadah."

Hal itu disampaikan Kapolri seusai bertemu dengan pihak GNPF MUI di kantor MUI, Jakarta, Senin (28/11)

Namun demikian imbauan Kapolri tidak mengubah sikap Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk tetap melakukan unjuk rasa dengan tema besar Mogok Nasional.

Menurut presiden KSPI, mogok nasional ini selain dilangsungkan di DKI Jakarta, dan Jabodetabek juga akan dilangsungkan di 20 provinsi dan 250 Kabupaten/Kota.

"Bagaimana ceritanya unjuk rasa buruh mengganggu kesucian ibadah? Kita juga kan unjuk rasa damai, lagi juga titik kumpul dan titik demo antara KSPI dan GNPF MUI kan berbeda, memang ada irisan isu yang sama tapi unjuk rasa kami perihal penjarakan Ahok juga sudah pernah saat Mayday, antara kita dan MUI juga masih berkoordinasi kok untuk demo besok," tutur Said Iqbal saat ditemui di konferensi pers yang digelar pada Selasa (29/11) di Hotel Mega Proklamasi, Jl. Proklamasi No.40-42 Jakarta Pusat.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved