Demo Ahok

Relawan Solmet Dipanggil Pertama Kasus Orasi Fahri Hamzah

Dengan menggunakan kemeja dengan motif kotak-kotak merah berpadu warna putih, mereka datang pada pukul 11.55 WIB.

Relawan Solmet Dipanggil Pertama Kasus Orasi Fahri Hamzah
Warta Kota/Bintang Pradewo
Sylver bersama sejumlah pengurus Solidaritas Merah Putih (Solmet) tiba di Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti laporan kasus dugaan penghasutan unjuk rasa yang dilakukan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah pada Jumat (4/11) lalu. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Saksi pelapor kasus dugaan penghasutan unjuk rasa yang dilakukan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah pada Jumat (4/11) lalu diperiksa penyidik di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (28/11).

Dimana mereka membawa saksi mata dalam kejadian tersebut.

Dengan menggunakan kemeja dengan motif kotak-kotak merah berpadu warna putih, mereka datang pada pukul 11.55 WIB.

Mereka langsung menuju ruang penyidik di Gedung Direktorat Kriminal Umun Polda Metro Jaya.

Sylver bersama sejumlah pengurus Solidaritas Merah Putih (Solmet) tiba untuk menindaklanjuti laporan Relawan Solidaritas Merah Putih bernomor LP/5541/XI/2016/PMJ/Ditreskrimum tanggal 11 November 2016, Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

"Kami mungkin pemeriksaan pertama. Disini kami juga mmebawa saksi pelapor," kata Sylver Matutina.

Ketua umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Sylver Matutina mengatakan, dalam pemeriksaan untuk pertama kali ini, pihaknya selaku pelapor membawa dua saksi pelapor.

Satu diantaranya merupakan saksi mata yang ada di lokasi saat demo 4 November 2016 lalu, yakni Trijahja Budi Wibowo dan juga ia sendiri sebagai pelapor.

"Untuk hari ini kami membawa satu yang di lokasi. Ada dua ya, satu pak Tri. Satunya lagi (Sylver)," ujar Sylver.

Sylver menuturkan, didalam laporannya itu, ada dua alat bukti yang akan disampaikan ke Penyidik. Pertama, yakni bukti rekaman video orasi Fahri Hamzah saat demo 411 yang diambil dari website Fahri Hamzah dan alat bukti saksi.

"Barang bukti rekaman kita mengambil dari website yang di unggah sendiri oleh saudara Fahri Hamzah. Website fahrihamzah.com langsung punya dia. Selain dari itu dari saksi pelapor, ada dua," ungkap Sylver.(bin)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved