Minggu, 12 April 2026

Demo Ahok

Peserta Aksi 212 Takkan Salat Jumat di Jalan Protokol

Kunjungan yang dilakukan Polri dengan beberapa tokoh ulama, kiai, dan habaib, membuahkan hasil terkait rencana Aksi Bela Islam Jilid III.

Faizal Rapsanjani
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin usai menghadiri upacara Hari Santri Nasional, di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2016). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Kunjungan yang dilakukan Polri dengan beberapa tokoh ulama, kiai, dan habaib, membuahkan hasil terkait rencana Aksi Bela Islam Jilid III pada 2 Desember 2016.

Aksi yang rencananya digelar dengan cara melakukan Salat Jumat akbar di sepanjang Jalan Protokoler Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, tampaknya bakal berubah.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, sudah ada solusi mengenai rencana Aksi Bela Islam III.

"Sedang dibicarakan (Salat Jumat di jalan protokoler). Saya rasa ada titik temu yang baik nanti ya. Siang ini ada konpers dari MUI, silakan dimonitor," kata Syafruddin di rumah dinasnya, Senin (28/11/2016).

‎Menurut dia, jumlah massa yang akan berunjuk rasa dengan nama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI kemungkinan tidak jauh berbeda dengan aksi sebelumnya pada 4 November 2016.

Namun, aksi 212 dipastikan tidak ada kerusuhan seperti 411.

"Enggak ada masalah, demo ini kegiatan ibadah, saya rasa damai," ujarnya.

Mantan Kalemdikpol ini mengatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan baik antara yang akan berdemo dengan pihak keamanan, yakni Polda Metro Jaya. Sehingga, tidak perlu ada kecemasan terhadap aksi 212.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan kegiatannya damai, ibadah, zikir, dan Insya Allah damai," cetusnya. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved