Minggu, 12 April 2026

Tidak Senang Ditegur Dua Pemuda Aniaya Tukang Roti di Kelapa Gading

Korban (Surya) merasa pemuda tersebut tidak sopan terhadap dirinya yang usianya jauh lebih tua.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Kios tukang roti yang berantakan karena dua pemuda tidak suka ditegur 

WARTA KOTA, KELAPAGADING - Seorang pedagang roti di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Surya Cendana Sakti (39), babak belur dianiaya dua pemuda NFi (23) dan Kv (23) di area Taman Pancasila RW 12, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (28/10/2016) lalu. Kedua pelaku itu pun sempat buron dan berhasil dibekuk anggota Polsek Kelapa Gading pada Selasa (22/11) lalu.

Awal mula kejadian penganiayaan ketika Surya tengah sibuk memanggang roti untuk beberapa pelanggannya. Kemudian, datang NF, Kv dan beberapa temannya ke lokasi Surya dagang roti.

"Penganiayaan itu terjadi, berawal ketika salah satu pelaku, yakni NF bersama pelaku kedua yakni Kelvin dan teman-temannya mendatangi tempat Surya bekerja. NF pun memesan roti dan beberapa minuman ringan ke pemilik usaha yakni Surya. NF pun langsung memanggil itu korban dengan kata 'Boy'. Kala korban dengar panggilan 'Boy' itu langsung tersinggung malah menegur pelaku (NF)," ujar Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono, Kamis (24/11).

Menurut Argo, Surya yang merasa tersinggung langsung menegur pelaku berkali-kali. Bahkan, lanjut Argo, teguran Surya berkali-kali itu telah membuat NF emosi.

"Korban (Surya) merasa pemuda tersebut tidak sopan terhadap dirinya yang usianya jauh lebih tua. Sehingga korban mengatakan ke pelaku itu untuk menjaga tata kramanya. Hanya saja, akan teguran yang dituturkannya berkali-kali, bahkan membuat pelaku ini menjadi geram," paparnya.

Alhasil NF yang kini masih duduk di bangku di salah satu Universitas ternama di Jakarta dan merupakan warga di Jalan Kelapa Nias II Blok PB5 RT 03/17, Kelurahan Pegangsaan Dua itu, datang kembali ke tempat Surya berdagang roti. NF, lanjut Argo, tidak datang sendirian, tetapi ditemani oleh sahabatnya, Kv yang tinggal di Jalan Gading Kirana Timur VII Blok B8 RT 11/08, Kelurahan Kelapa Gading Barat.

"Perlu diketahui, kedua pelaku yang mendapat teguran oleh Surya langsung meminta maaf ya. Akan tetapi kedua pelaku ini juga kesal lantaran si Surya ini terus menggerutu. Hingga akhirnya kedua pelaku ini pun datang kembali, yang niat untuk menganiaya pelaku. Ke tempat dagangan korban oleh kedua pelaku dalam kondisi emosi. Korban yang ketakutan akhirnya melarikan diri dari ancaman kedua pelaku," tutur Argo.

Argo melanjutkan,"Korban (Surya) saat itu pun terus-terusan dikejar oleh kedua pelaku. Ketika itu, Surya berlari di malam hari itu sembari terus berteriak meminta tolong. Akhirnya, Surya pun tiba di sebuah pos security di RW12. Setibanya di pos security yang kosong itu, korban dijahar secara membabi buta oleh kedua pelaku. Tubuh dan kepala korban pun memar-memar, lantaran kedua pelaku dengan tangan kosong memukul korban berkali-kali," kata Argo.

Tidak puas, tambah Argo, kedua pelaku setelah menganiaya korban, langsung kabur kembali ke lokasi tempat korban berdagang. Waluapun saat itu korban sudah selesai berjualan, gerobak dan peralatan panggang roti korban menjadi incaran kedua pelaku untuk dihancurkan.

"Kedua pelaku ini usai menganiaya, langsung saja merusak gerobak roti panggang, berikut isi-isinya. Seluruh gelas, mangkuk, serta peralatan masak milik korban rusak dan pecah. Aksi yang dilakukan oleh kedua pelaku itu pun beruntung bisa kami saksikan, sebab ada rekaman CCTV-nya. Rekaman CCTV di lokasi kejadian itu pun dijadikan barang bukti," ungkap Argo.

Dikatakan Argo, anggota langsung menyelidiki keberadaan pelaku yang saat itu buron. Alhasil, pada Selasa (22/11) sekitar jam 11 malam, kata Argo, kedua pelaku tersebut langsung dibekuk di salah satu mal ternama, di Kelapa Gading.

"Kini kedua pelaku pun yang sudah diamankan pihak kepolisian, dijerat dengan Pasal 170 Ayat 1 KUHP, tentang Penganiayaan. Kedua pelaku juga mendapatkan ancaman hukuman pidana penjara selama 5 tahun," tutup Argo.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved