BERITA VIDEO : Siswa SMAN 48 Belajar di Luar Karena Listrik Mati

Sejumlah sekolah di Jakarta Timur mengalami pemutusan hubungan listrik karena menunggak membayar tagihan selama beberapa bulan.

WARTA KOTA, MAKASAR - Beberapa sekolah terkena pemutusan aliran listrik jaringan PLN Kramat Jati di antaranya SMAN 51, SMAN 48, SMAN 9, SMAN 93, SMAN 104, SMAN 42, SMKN 10 dan SMKN 22.

Pemutusan listrik karena  menunggak membayar tagihan selama beberapa bulan.

Akibat padamnya aliran listrik itu, proses belajar mengajar pun terganggu. Seperti di SMAN 48 Pinang Ranti, Makasar, di mana para siswa pada, Selasa (22/11).

Para siswa terpaksa belajar di luar kelas karena kondisi kelas yang gelap.

Kasubag TU SMAN 48, Mohammad Munir kepada para wartawan menjelaskan, aliran listrik dipadamkan sejak Senin (21/11), setelah sebelumnya menunggak pembayaran sejak Juli lalu senilai Rp 118 juta.

"Dana Bantuan Operasional Penyelenggara belum turun sejak semester kedua. Kami harap masalah ini bisa segera diatasi supaya proses belajar mengajar bisa berjalan normal kembali," katanya.

Sementara itu, Kasudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah 2, Ungkadi, mengatakan, pihaknya segera melakukan tindakan begitu mendapatkan laporan terkait pemutusan aliran listrik itu.

Selasa pagi sekitar jam delapan, ia bersama Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI, Bowo Irianto, mendatangi kantor PT PLN cabang Kramat Jati di Jalan Raya Bogor untuk melakukan negosiasi.

"Sampai siang belum ada keputusan. Kami terus menunggu di sana," katanya kepada Warta Kota.

Video Dok Kompas.com

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Alex Suban
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved