Bolos Sekolah, Pelajar di Tangerang Dicokok Satpol PP

Ada 10 pelajar yang terkena razia karena banyak yang melarikan diri saat melihat petugas datang ke lokasi. Mereka bolos dan asyik-asyikan nongkrong.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Andika Panduwinata
Sejumlah remaja dicokok petugas Satpol PP karena bolos di jam sekolah. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Jajaran Satpol PP Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang menggelar razia pelajar yang berkeliaran di luar sekolah pada saat jam pelajaran.

Para pelajar yang kedapatan bolos ini dicokok petugas pada Senin (21/11/2016).

Dari razia tersebut aparat berhasil menjaring sebanyak 10 pelajar yang tengah membolos dan asyik sedang bersantai di warung kopi dan di sekitar taman citra raya.

Kasi Trantib Kecamatan Panongan Suherman mengatakan, kegiatan razia pelajar ini merupakan agenda rutin.

Ada pun pelajar yang terjaring tersebut nantinya dikasih pengarahan dan dipanggil orang tuanya atau guru dari masing masing asal sekolah.

"Ada 10 pelajar yang terkena razia karena banyak yang melarikan diri saat melihat petugas datang ke lokasi. Mereka bolos dan asyik-asyikan nongkrong di saat jam pelajaran," ujar Suherman pada Senin (21/11/2015).

"Para pelajar itu hanya dikasih pengarahan dan mengisi perjanjian tidak akan membolos sekolah lagi," tambahnya.

Ia mengungkapkan pelajar yang dijaring itu, sedang asyik ngopi dan merokok. Tadi juga ada yang lari saat melihat petugas datang menghampirinya sehingga ada beberapa tas dan barang-barang lainnya diamankan untuk dibawa ke kantor Desa Mekar Bakti Kecamatan Panongan.

"Kegiatan razia pelajar ini sengaja dilakukan untuk membuat efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kami berharap para guru juga memberikan sangsi kepada pelajar yang suka membolos," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved