Tiga Remaja Tertangkap karena Jadi Pengedar Sabu

Dari tangan mereka disita barang bukti sabu dalam 3 paket plastik klip, seberat 5,5 gram atau senilai sekitar Rp 7 juta.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Gede Moenanto
Twitter
Ilustrasi pengedar narkotika tertangkap. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Aparat Polsek Beji membekuk tiga remaja putus sekolah yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu, saat mereka akan bertransaksi di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016) malam.

Ketiganya adalah M (19) alias Banyol, HK (19) alias Black, dan FN (19).

Dari tangan mereka disita barang bukti sabu dalam 3 paket plastik klip, seberat 5,5 gram atau senilai sekitar Rp 7 juta.

Kapolsek Beji Komisaris Bambang Handoko, menuturkan penangkapan ketiganya berawal dari pengembangan kasus narkoba lain yang ditangani pihaknya.

Dari sana diperoleh informasi akan adanya transaksi sabu di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu malam.

"Lalu kami kembangkan di sana dan benar ada rencana transaksi sabu di sana, yang akhirnya ketiganya kami bekuk," kata Bambang, Jumat (18/11/2016).

Ia menyebutkan ketiga pemuda ini diketahui putus sekolah sejak SMP, sehingga sulit memperoleh pekerjaan tetap saat ini.

Mereka akhirnya terpaksa menjadi pengedar sabu untuk jajan sehari-hari dan menutupi kebutuhan hidup mereka.

"Kami masih dalami bandar diatas mereka atau pemasok sabu kepada mereka ini," kata Bambang.

Yang pasti dengan barang bukti yang ada, ketiganya akan dijerat dengan UU Narkotika yang ancaman hukumannya hingga diatas 10 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved