Food Station Pastikan Stok Beras Aman di Musim Hujan

Dalam sepekan, harga beras mengalami fluktuasi, namun masih berada di ambang normal, sejauh ini, pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang stabil.

Food Station Pastikan Stok Beras Aman di Musim Hujan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi harga kebutuhan pokok dan beras terjadi gejolak di pasar meski harga beras masih cenderung stabil, harga kebutuhan pokok melambung tinggi. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Hujan deras yang terus mengguyur berbagai daerah penghasil beras di Jawa Barat dan Jawa Tengah sampai saat ini, belum berpengaruh banyak terhadap harga beras di pasaran.

Dalam sepekan, harga beras mengalami fluktuasi, namun masih berada di ambang normal.

Humas PT Food Station Tjipinang, Sugito mengatakan, sejauh ini, pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang stabil.

20150814TNI Gerebek Gudang Raskin di Bogor

Setiap hari, beras yang masuk ke kawasan itu rata-rata tiga ton.

"Stok beras minggu ini masih lebih dari cukup yakni 38605 ton. Memang ada penurunan suplay dari beberapa kota, namun bisa ditutupi suplay dari kota lain," kata Sugito ditemui di kantornya, Rabu (16/11/2016).

Baca: Ada Mafia Beras, Bulog: Biar Nanti Dicari Tahu Petugas

Harga pandan wangi premium stabil di Rp 13.400 per kilo, pandan wangi Rp 12.300, setra Rp 12.000, muncul I Rp 10.500, IR-64 I Rp 10.000 dan beras bulog Rp 7.900 per kg.

Beras-beras itu dipasok dari beberapa kota seperti Karawang, Cirebon, Bandung, Cianjur, Pati, Solo, Boyolali, Sragen dan beberapa kota di Jawa Timur.

Sementara itu, harga beras di pengecer hanya mengalami kenaikan sekitar Rp300-Rp500 per kilo. Seperti di kios milik Elseria di RT 04/02 Cipinang, dimana ia menjual beras pandan wangi seharga Rp 13.000 dan IR 3 seharga Rp 9.500.

"Harga jualnya memang turun naik, tapi tidak banyak," katanya.

Operasi Pasar

Mengantisipasi kemungkinan penurunan pasokan pada puncak musim hujan nanti, Sugito mengaku pihaknya sudah mempersiapkan beberapa upaya rencana strategis, salah satunya yakni dengan mengadakan operasi pasar.

Operasi pasar akan dilakukan di 70 kelurahan di DKI Jakarta pada rentang waktu September 2016 hingga Maret 2017.

"Sesuai fungsi kita sebagai stabilisasi harga pasar. Nanti kami jatah setiap kelurahan sebanyak 1 ton beras. Harga berasnya satu karung ukuran lima kilo Rp39.500. Jauh lebih rendah dibanding harga pasaran," katanya.

Baca: Begini Nasib Pedagang: Cabai Tak Laku karena Harganya Mahal dan Dibiarkan Membusuk

Selain itu, dalam kegiatan operasi pasar dijual pula telur dan minyak goreng dengan harga yang relatif murah.

"Ini semata-mata agar masyarakat mampu membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved