Breaking News:

Warga Kesal dan Emosi akibat Genangan Meningkat di Kawasan Pasar Tanah Merah

Kalau banjir begini, melintas pun harus pelan-pelan. Mana tahu ada lubang di jalan? Ini banjir betul-betul bikin warga kesal.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Banjir parah di Muara Karang sengsarakan warga. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Genangan tak hanya menggenangi di sepanjang Jalan Muara Karang Kelurahan Pluit, namun juga menggenangi ruas jalan di Pasar Tanah Merah (Tanah Pasir), Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (15/11/2016) malam.

Genangan air setinggi 20-30 centimeter ini pun turut mempersulit aktivitas masyarakat.

"Kalau banjir begini, melintas pun harus pelan-pelan mas. Mana tahu ada lubang di jalan? Ini banjir betul-betul bikin warga kesal. Masa kalau begini pemerintah enggak turun tangan?" Kata seorang pedagang pulsa di kawasan tersebut.

Terpantau para warga terpaksa melepaskan alas kakinya, lantaran takut basah akangenangan air. Tak hanya itu, sejumlah pengendara pun terlihat melajukan kendaraannya cukup lamban, sekisar 10-20 centimeter.

Adanya genangan tersebut, kemacetan panjang pun terjadi di sepanjang ruas jalan itu.

Panjang antrean kendaraan mengular, terpantau hingga 1 kilometer.

Suara bising klakson tak luput menghiasi lokasi genangan air tersebut.

Tak ayal, banyak warga terpaksa mendorong kendaraan roda duanya itu lantaran genangan air pasca hujan deras.

banjir

Terpantau juga, banyak beberapa toko yang ada di sepanjang ruas jalan tersebut air dapat masuk ke dalamnya. Para warga pun, mau tidak mau harus menguras lantainya genangan air tersebut.

"Minta tolong, ini apa karena memang saluran airnya mampet, apa memang drainasenya yang bobrok. Waduk Pluit katanya bisa menampung air hujan. Ini genangan saja masih ada. Lalu, di jalan ini genangan bisa ada tuh ya kenapa sih," keluh Tantri (33), warga setempat.

Tantri yang merupakan warga di kawasan itu, meminta pemerintah untuk tidak menyepelekan genangan air.

Baca: Terhambat Pembebasan Lahan, Alat Keruk Waduk Brigif Mangkrak

Menurut dia, pihak pemerintah di Jakarta Utara, perlu melakukan sebuah evaluasi terhadap saluran air yang menurutnya terpantau kurang baik.

"Mana pasukan oranye? Katanya jago atasi itu genangan air. Hujan rintik, deras sebentar saja kok sudah amburadul begini jalanan. Tolong itu pemerintah jangan sepelekan namanya hujan ya dan perhatikan lalu cek saluran airnya. Masa sih sampai begini parahnya. Menganggu buat saya dan warga lain. Mau beraktifitas juga jadi sulit begini," katanya.

banjir

Baca: Banjir Mengerikan di Tangerang Lumpuhkan Arus Lalu Lintas dan Trauma bagi Warga

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved