Koran Warta Kota

Ya Tuhan Tolong Anak Kami

Saat itu keempat anak tersebut sedang bermain di teras gereja. Mereka menderita luka bakar akibat tersambar api dari bom molotov.

Ya Tuhan Tolong Anak Kami
istimewa
Salah seorang anak korban bom di gereja di Samarinda. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Sebanyak empat anak menjadi korban teror bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11).

Sebanyak empat anak menjadi korban teror bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11).

Baca: Intel Pantau Tempat Ibadah

Saat itu keempat anak tersebut sedang bermain di teras gereja. Mereka menderita luka bakar akibat tersambar api dari bom molotov.

Baca: Wanita Amerika Sibuk Cari Alat Kontrasepsi setelah Donald Trump Terpilih Jadi Presiden

Mereka yang terluka adalah Intan Olivia Banjarnahor (2,5), Anita Kristobel Sihotang (2), Alvaro Aurelius Tristan Sinaga (4), dan Triniti Hutahaya (3).

Intan Olivia Banjarnahor, bocah berusia 2,5 tahun, termasuk satu dari empat bocah yang terkena sambaran api. Ia mengalami luka bakar cukup serius. Sekujur badannya melepuh.

Sejumlah ibu, jemaat Gereja Oikumene, yang datang menjenguk Intan saat dipindahkan dari UGD Rumah Sakit Inche Abdoel Muis, Samarinda Sebrang, ke RSUD AW Syahranie, Samarinda, kemarin sore, tak kuat melihat kondisi bocah ini.

"Ya Tuhan, tolong anak kami," ujar seorang ibu sambil meneteskan air mata.

Wajah polos bocah ini tertutupi perban dan goresan luka bakar dari kepala hingga kaki.

Sejumlah ibu tak kuasa menahan air mata. Sejenak suasana berubah menjadi hening. Mereka berdoa bersama.

Pihak RS Moeis Samarinda Sebrang menyebutkan ada empat pasien langsung datang dengan luka bakar.

Dokter Andri, dokter jaga, mengatakan bahwa dua korban, Intan dan Triniti, mengalami luka bakar sangat serius.  (Tribun Kaltim)

Selengkapnya, Baca di Harian Warta Kota Edisi Senin 14 November 2016

Add Friend

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved