Empat Reklame di JPO yang Tak Berizin Dibongkar Pemkot Jakarta Pusat

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat kembali melakukan pembongkaran terhadap empat reklame yang berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Empat Reklame di JPO yang Tak Berizin Dibongkar Pemkot Jakarta Pusat
Rangga Baskoro
Sejumlah petugas saat melakukan pembongkaran reklame di JPO karena reklame tersebut tidak memiliki izin. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, PALMERAH -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat kembali melakukan pembongkaran terhadap empat reklame yang berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Pembongkaran dilakukan karena reklame tersebut tidak memiliki izin.

Zainal selaku Sekretaris Kota (Seko) yang memimpin pembongkaran mengatakan, dini hari tadi, sebanyak 200 petugas gabungan diturunkan untuk melakukan pembongkaran.

Petugas gabungan tersebut berasal dari Suku Dinas Perhubungan (Sudinhubtrans) Jakarta Pusat, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Polisi, TNI.

"Kita bongkar di Jalan Mas Mansyur JPO London School, Jalan Cideng JPO Pasar Tomas, Jalan Fachruddin JPO Fachrudin dan Jalan Hasyim Ashari JPO Tarsisius," ucap Zainal di lokasi pembongkaran, Sabtu (12/11) dini hari.

Di sisi lain, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak menjelaskan sejauh ini sudah ada 17 papan reklame yang dibongkar.

Pihaknya masih memiliki sekitar 13 papan reklame yang belum dibongkar petugas gabungan.

"Kami setiap minggu lakukan pembongkaran. Dalam setiap membongkar kita kerahkan dua alat berat dan seluruh reklame kerangkanya dibawa langsung ke gudang milik Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur," tutupnya.

Pembongkaran tersebut dilakukan untuk menjaga keamana pengguna JPO pasca peristiwa robohnya JPO di daerah Pasar Minggu, Sabtu (24/9) silam. Tregedi itu menewaskan sebanyak 4 orang. 

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved