Ribuan Bonek Padati Stadion Tugu Tuntut Tim Persebaya 1927 Ikut Kompetisi

Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang digelar di Ancol, Jakarta Utara dijaga ketat ribuan personel kepolisian.

Ribuan Bonek Padati Stadion Tugu Tuntut Tim Persebaya 1927 Ikut Kompetisi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ratusan suporter kesebelasan Persebaya 1928, yakni Bonek (Bondo Nekat), tiba Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (9/11/2016). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang digelar di Ancol, Jakarta Utara dijaga ketat ribuan personel kepolisian.

Selain wilayah kongres PSSI, pihak kepolisian juga mengamankan Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara.

Hal ini dikarenakan sekitar 1.000 sampai 1.500 pencinta klub Persebaya Surabaya 1927, Bondo Nekat (Bonek) memadati Stadion Tugu.

Baca: Bonek Akan Mengamuk Jika Persebaya 1927 Tak Diakui

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono menuturkan pengamanan untuk kongres PSSI sebanyak 875 personel kepolisian.

Sedangkan di Stadion Koja ada 213 personel kepolisian. Dimana kongres PSSI akan digelar selama 3 hari.

"Pengamanan kongres PSSI sekarang kita masih lakukan. Teman-teman yabg jauh-jauh dari Surabaya juga kita akomodir. Para Bonek akan berada di Stadion Tugu," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2016).

Dia menuturkan, sebenarnya para Bonek tidak perlu datang ke Ibukota Jakarta.

Pasalnya, aspirasi mereka untuk tim Persebaya 1927 masuk kompetisi sudah diakomodir oleh PSSI.

"Tuntutannya itu kan sudah dijaringvokeh PSSI, sudah diakomodir. Kehadiran Bonek ke Jakarta itu yah sudah sangat perlu, tapi karena sudah datang kesini tetap kita lakukan pengamanan," ucapnya.

Pengamanan sendiri akan dipimpin Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Daniel Tifaona.

Baca: Cholid Goromah : Mafia Bola Takut Persebaya 1927

Ketika akan terjadi kericuhan maka akan dilakukan penindakan terhadap para pelanggar hukum.

Ke-10 perwakilan Bonek juga diperbolehkan mengikuti kongres PSSI.

"Jumlah Bonek sendiri ada seribu sampai seribu lima ratus," ucapnya.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved