Cegah Abrasi, Pemkab Kepulauan Seribu Pasang Break Water

Walau berbeda bentuk dan ukuran, fungsi break water tidak berkurang, yakni sebagai pemecah ombak.

Cegah Abrasi, Pemkab Kepulauan Seribu Pasang Break Water
Warta Kota/Dwi Rizki
Masifnya pembangunan ditambah dengan rusaknya terumbu karang berpotensi menyebabkan abrasi pantai di sejumlah pulau wilayah Kepulauan Seribu. Pencegahan pun dilakukan, break water ditempatkan di sepanjang garis pantai untuk meredam datangnya ombak 

WARTA KOTA, KEPULAUANSERIBU - Masifnya pembangunan ditambah dengan rusaknya terumbu karang berpotensi menyebabkan abrasi pantai di sejumlah pulau wilayah Kepulauan Seribu. Pencegahan pun dilakukan, break water ditempatkan di sepanjang garis pantai untuk meredam datangnya ombak.

Solusi tersebut disampaikan Kasudin Pekerjaan Umum Tata Air Kabupaten Kepulauan Seribu, Mustajab dipilih untuk menjaga agar ekosistem pantai di sejumlah pulau tetap terjaga. Pasalnya apabila tidak dijaga, garis pantai akan semakin dekat, pasir putih yang terhampar di muka pulau pun akan habis tergerus ombak.

Mirip dengan tetrapod atau beton pemecah ombak model jari empat sisi setinggi satu meter, break water ditunjukkannya hanya berbentuk kubus berongga berukuran 60 x 60 cm. Walau berbeda bentuk dan ukuran, fungsi break water tidak berkurang, yakni sebagai pemecah ombak.

Hal yang membedakan keduanya diungkapkannya hanya terdapat pada sifatnya, break water tidak membendung gelombang seperti tetrapod tetapi hanya meredam gelombang. Sehingga, walau pencegahan abrasi dilakukan, gelombang yang datang tetap dapat dirasakan wisatawan.

"Bentuk break water yang berongga memungkinkan ombak tetap dapat melewatinya, sehingga mengunci pasir yang ada. Rongga ini yang menjadi kelebihan break water dibandingkan tetrapod, butiran pasir yang terbawa gelombang tetap mengalir masuk dan menambah debit pasir dalam jangka waktu tertentu. Istilahnya secara alami membangun pantai," jelasnya.

Break water tersebut lanjutnya, kini terpasang di sejumlah garis pantai di sejumlah pulau wilayah Kepulauan Seribu, diantaranya Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Pemasangan break water pun akan dilanjutkan pada beberapa pulau yang dinilai memiliki tingkat abrasi tinggi.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved