MUI Tidak Bisa Cegah Demonstrasi Terkait Penistaan Agama

Demonstrasi menuntut kasus dugaan penistaan Agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar diproses hukum.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Jajaran MUI dan Din Syamsuddin memberikan keterangan terkait kisruh dugaan penistaan agama oleh Ahok. 

WARTA KOTA, MENTENG - Demonstrasi dalam peristiwa 411 menjadi saksi di mana masyarakat Muslim tumpah ruah di sepanjang jalan Masjid Istiqlal hingga Istana Presiden, dalam menuntut kasus dugaan penistaan Agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar diproses hukum.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsudin, menyebut tidak bisa melarang ataupun menghalangi umat muslim untuk reaksi apa yang telah dan akan terjadi jika terjadi rasa ketidakadilan dalam proses hukum terlapor Ahok.

"Jadi, harus dipahami, bahwa ini sudah merambat ke daerah-daerah, jika salah, apalagi tidak berkeadilan, dan ada kezaliman ini reaksi gak bisa kita halangi,"

"MUI mungkin tidak akan sanggup menghalang2i reaksi umat islam apalagi terimpit dengan rasa ketidakadilan ekonomi," kata Din Syamsudin, di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).

Menurut Samsyudin umat muslim turun ke jalan dan menuntut Ahok, bukan hanya sekadar perkara ucapan Ahok di kepulauan seribu.

Melainkan ada masalah besar yang menyelimuti umat muslim.

"Ahok ini kan masalah kecil saja kasus di pulau seribu kecil. Tapi ada masalah besar dalam bangsa ini, ada ketidak adilan, ada keterhimpitan ekonomi. Ini bukan persoalan kecil," jelasnya.

Untuk itu, MUI berpesan kepada Presiden RI, aparat penegak hukum, untuk tidam bermain dengan rasa keadilan masyarakat. (Faizal Rapsanjani)

 
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved