Skill Tristan Alif Terus Diasah

Alif sebelumnya sudah dipinang oleh klub Spanyol Deportivo Leganes, untuk bergabung di barisan u-14 tim anyar tersebut.

Skill Tristan Alif Terus Diasah
WARTA KOTA/BANU ADIKARA
Tristan Alif 

WARTA KOTA, CILANDAK - Manajemen pesepak bola cilik berbakat Indonesia, Tristan Alif, mengaku akan terus mengasah skill Alif sembari terus berusaha memberangkatkannya ke Spanyol.

Alif sebelumnya sudah dipinang oleh klub Spanyol Deportivo Leganes, untuk bergabung di barisan u-14 tim anyar tersebut.

Namun, keberangkatan Alif ke Leganes tersandung aturan FIFA yang menyatakan bahwa ayah Alif harus ikut serta mendampingi dan bekerja secara profesional di Spanyol. Ini dikarenakan usia Alif yang masih di bawah 18 tahun.

"Tentu Alif akan terus menjaga, bahkan meningkatkan terus kemampuannya bermain sepak bola sambil menunggu jalan ke Spanyol, " kata manajer Alif, Andhika Suksmana, Selasa (8/11/2016).

Adhika mengatakan, Alif hingga kini masih terus ditempa oleh sekolah sepak bola Bintang Garuda dalam meningkatkan kemampuannya.

"Sekolah sepak bola itu kan selalu ada turnamen. Dari turnamen-turnamen inilah Alif akan meningkatkan skill-nya. Kami juga berharap Alif bisa mendapat sorotan yang lebih baik di sini sebagai bentuk dukungan ia berangkat ke Leganes, " tambah Andhika.

Andhika menambahkan, kini yang perlu diselesaikan untuk memberangkatkan Alif ke Leganes adalah masalah non-teknis, yakni keikutsertaan ayah Alif, Ivan Trianto, ke Spanyol.

"Kalau masalah teknis semua sudah dipenuhi Alif. Tinggal masalah pekerjaan ayahnya di sana, supaya Alif resmi bisa bergabung dengan Leganes tanpa menyalahi aturan FIFA, " jelas Andhika.

Keberangkatan Alif juga mendapat dukungan dari beberapa pelaku dunia sepak bola Tanah Air. Matias Ibo, fisioterapis pertama di timnas sepak bola Indonesia, adalah salah satunya.

"Alif punya kemampuan luar biasa dibanding anak seumurnya. Masa depannya juga masih sangat panjang. Akan berharga sekali baginya jika bisa dapat pengalaman main di Eropa, " tutur Matias.

Menurut Matias, yang terpenting Alif terus meningkatkan skill dan teknik permainannya.

"Kalau untuk kekuatan fisik, saya rasa Alif belum saatnya berlatih di gym seperti atlet umum. Usianya masih 12 tahun. Kalau dipaksakan, Alif akan overtrained dan bisa berdampak buruk pada otot dan tulangnya, " papar Matias yang kini menjadi fisioterapis di klub Semen Padang. (*)

Penulis: z--
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved