Breaking News:

Pengunjung Histeris Lihat Pemuda Lompat dari Lantai 6 ITC Fatmawati

Disaksikan banyak pengunjung ITC Fatmawati yang menjerit histeris, seorang pemuda melompat dari lantai 6.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Suasana di dalam ITC Fatmawati. 

WARTAKOTA, KEBAYORANBARU-Andika (21) nekat bunuh diri dengan terjun dari lantai 6 ITC Fatmawati, Selasa (8/11/2016) sore.

Peristiwa itu tak pelak membuat heboh suasana pusat perbelanjaan yang sore itu dipenuhi pengunjung.

Saat itu, sekitar pukul 15.00, suasana jual-beli yang tenang dan damai seketika berubah menjadi heboh akibat jeritan histeris sejumlah pengunjung yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian.

Jeritan itu dengan cepat menjalar ke telinga pengunjung lain, dan tak lama kemudian berubah riuh dalam bentuk teriakan-teriakan ratusan pengunjung.

Demikian menurut Yulia (24), salah satu pengunjung ITC Fatmawati, ketika ditemui di lokasi kejadian, Selasa petang.

"Saya kebetulan ada di lantai tiga, habis beli earphone. Tiba-tiba denger teriakan, tapi nggak jelas ada kejadian apa. Saya langsung lari ke tangga dan mau turun, karena takut ada kejadian apa," bilang Yulia.

Menurut Yulia, tidak hanya dirinya yang panik saat itu, namun puluhan orang pun tampak lari berhamburan.

Belakangan dia baru tahu bahwa teriakan itu gara-gara ada pemuda yang tewas akibat terjatuh dari lantai 6 ITC.

"Tadinya saya pikir ada bom atau apa. Ada juga yang teriaka copet, dan macem-macem. Rupanya ada orang bunuh diri," kata gadis yang mengaku masih trauma akibat kejadian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Andika terjun dari lantai 6 dan jatuh di lantai basement pusat perbelanjaan ITC Fatmawati, Jalan Raya Fatmawati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016) sore.

Akibatnya, pemuda yang tercatat sebagai warga Jalan Bangka IX, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, itu tewas seketika.

Belum diketahui apa penyebab Andika nekat mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Namun sebelum peristiwa terjadi, korban ditemani sopirnya di ITC. Dugaan sementara, pemuda itu memang memiliki masalah dalam hidupnya.

"Berdasarkan hasil interogasi dengan sopir korban, korban tengah mengidap stres. Tapi belum diketahui stresnya kenapa, masih didalami oleh penyidik," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Purwanta, Selasa (8/11/2016).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved