Breaking News:

Izin Bangunan Usaha di Depok Bakal Ditinjau Lagi

Kata dia, setiap bangunan pelaku usaha wajib menyediakan minimal 5 persen lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

Izin Bangunan Usaha di Depok Bakal Ditinjau Lagi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Depok upayakan penghijauan pada pedestrian di Jalan Margonda, salah satunya meletakkan pot besar di pedestrian. Ini dilakukan terpadu antara BLH Depok, DKP Depok dan Satpol PP Depok, dimana melakukan monitoring dan tianjauan langsung ke lapangan bersama-sama.

WARTA KOTA, DEPOK - Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok Kania Parwanti mengeluhkan banyaknya pelaku usaha di jalan utama di Depok, terutama di sepanjang Jalan Margonda, yang kurang mendukung upaya penghijauan serta pemilahan sampah.

Selain terus berupaya menyadarkan para pelaku usaha di sana, Kania mengaku akan berkoordinasi dengan Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Tata Ruang Permukiman Depok (Distarkim), untuk melihat lagi perizinan bangunan usaha mereka.

"Kami akan berkoordinasi dengan Wasdal Distarkim juga untuk ini, karena banyak bangunan di sana yang sepertinya kini tidak sesuai site plan lagi, saat izin diajukan," kata Kania kepada Warta Kota, Selasa (8/11/2016).

Kata dia, setiap bangunan pelaku usaha wajib menyediakan minimal 5 persen lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

"Sepertinya sekarang lahan untuk RTH di banyak bangunan milik pelaku usaha di Jalan Margonda tidak ada. Kami akan lihat lagi dengan berkoordinasi bersama Wasdal Distarkim," imbuh mantan Kepala Distarkim Depok ini. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved