Breaking News:

Andreas Ngamuk, Warga Kampung Sebelah Geger

Andreas (17) pemuda asal Kampung Rawa Sawah 2 diamankan polisi setelah mengamuk dan memecahkan kaca etalase milik seorang warga Johar Baru.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Potongan besi yang digunakan Andreas (17) untuk berbuat onar di Johar Baru, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, JOHAR BARU-Andreas (17) seorang pemuda asal Kampung Rawa Sawah 2, diamankan kepolisian Johar Baru setelah mengamuk dan mengakibatkan pecahnya kaca etalase milik Jalu (32) yang tinggal di Jalan Rawa Tengah Kwista 8, Johar Baru saat hari Jumat (4/11) silam.

"Tersangka kami amankan karena membuat kerusuhan di rumah korban sambil bawa potongan besi yang dijadikan seperti samurai," ucap Kompol Suyatno, Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat, saat dikonfirmasi Warta Kota, Minggu (6/11/2016).

Seperti Rambo, Andreas datang sendirian menuju warga kampung sebelah sambil menyeret potongan besi yang dibawanya. Kedatangannya, dikatakan oleh Suyatno, untuk membalas dendam kepada Fajar (55), seorang warga yang tinggal berdekatan dengan Jalu.

"Pas datang, dia (Andreas) melihat Fajar sedang duduk di atas motor. Kemudian dia menebaskan potongan besi itu ke korban. Tapi korban menghindar," ucapnya.

Fajar terjatuh dari motor yang didudukinya saat melakukan penghindaran. Namun, sabetan yang dilayangkan Andreas menyebabkan luka di bagian kaki kanan Fajar. Lalu Andreas kembali melakukan tebasan kedua.

"Sebelum menebas, korban sudah lari duluan. Tersangka yang sedang mengamuk lalu memecahkan kaca etalese milik Jalu," tutur Suyatno.

Saat melihat Jalu yang berada di depan rumahnya, Andreas menghampirinya. Sayangnya Jalu langsung menutup pintu rumah. Karena kesal, ia merusak pintu rumah Jalu.

"Setelah merusak pintu rumah, tersangka langsung kabur. Setelah itu, Fajar melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Johar Baru," katanya.

Andreas diamankan di sekitar Jalan Rawa Tengah Kwista 8 keesokan harinya, jam 10.00. Kanit Reskrim Polsek Johar Baru, AKP Yossy Januar memimpin langsung proses pengamanan. Turut disita potongan besi milik Andreas yang dijadikan alat pengrusakan.(Rangga Baskoro)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved