Jumat, 24 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Aksi Penolakan Blusukan, KPU DKI: Tim Kampanye Harus Jalin Koordinasi dengan Warga

Ketua KPU DKI Sumarno menyarankan kepada warga DKI Jakarta memberikan kesempatan pasangan calon untuk melakukan aksi kampanyenya.

Antara Foto/Rosa Panggabean
Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno 

WARTA KOTA, PALMERAH - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno, menyarankan kepada warga DKI Jakarta memberikan kesempatan pasangan calon untuk melakukan aksi kampanyenya.

Menyusul kejadian sejumlah warga di beberapa titik yang menolak kedatangan salah satu Paslon DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Oleh karenanya KPU DKI, tidak ingin aksi penolakan terhadap calon gubernur dan calon wakil gubernur pada saat kampanye mengunjungi permukiman warga mengganggu kegiatan kampanye.

"Sebaiknya masyarakat memberi kesempatan kepada semua pasang calon untuk berkampanye," kata Sumarno, ketika dihubungi Warta Kota, Minggu (6/11).

Sumarno menuturkan, tim Kampanye Paslon juga harus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat yang hendak dikunjungi.

Untuk diketahui, aksi penolakan terhadap Paslon petahana Ahok-Djarot kerap terjadi.

Sabtu (5/11) kemarin, acara pagelaran wayang kulit yang disertai peresmian Posko pemenangan pasangan Cagub Ahok-Djarot yang diadakan PDIP di kawasan Rukan Green Lake City, Cengkareng, Jakarta Barat, batal dilaksanakan.

Penyebabnya sejumlah Ormas Islam dari FPI dan Forkabi mendatangi tempat itu, lalu memboikotnya.

Pun sebelumnya, beberapa warga yang mengaku asal Rawa Belong, Jakarta Barat sempat menolak kedatangan Ahok, Rabu (2/11).

Bahkan, mantan calon petahana nomor urut dua itu harus dievakuasi memakai Mikrolet, menyusul aksi penolakan berujung kisruh. (Faizal Rapsanjani)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved