Demo Ahok

Setara Institute: Proses Hukum Kasus Ahok Jangan Tunduk Pada Tekanan Massa

Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin mengatakan, Kapolri menjanjikan proses hukum terhadap Ahok akan dipercepat dalam kurun waktu dua minggu.

Setara Institute: Proses Hukum Kasus Ahok Jangan Tunduk Pada Tekanan Massa
Istimewa
Suasana demonstrasi 411 oleh kalangan umat Islam, Jumat (4/11/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Hendardi, Ketua SETARA Institute, meminta kepolisian obyektif dan tidak terpengaruh oleh tuntutan demonstran dalam mengusut tuntas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Silakan diproses, tapi tidak dalam konteks memenuhi kehendak massa yang memiliki agenda terselubung, tapi murni menegakkan hukum, termasuk dan terutama tidak memaksakan mentersangkakan Basuki Tjahaja Purnama, jika secara obyektif tidak ada unsur pidana," tutur Hendardi dalam keterangan pers, Sabtu (5/11/2016).

Hendardi menilai, bila penegak hukum tunduk pada tekanan massa untuk menggunakan pasal penodaan agama dalam kasus Ahok, maka hal itu bisa membahayakan demokrasi dan rule of law di Indonesia.

"Jika tekanan massa anarki itu dipenuhi, maka dipastikan akan menimbulkan preseden serius dan membahayakan iklim penegakan hukum, muruah penegak hukum, dan bahkan muruah seorang presiden," kata Hendardi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin mengatakan, Kapolri menjanjikan proses hukum terhadap Ahok akan dipercepat dalam kurun waktu dua minggu. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved