Pilkada DKI

Sandiaga Jabat Tangan Ibu Renta di Kursi Roda Saat Kampanye di Jalan Kartini

Sandiuno menyempatkan diri berkeliling dan menyapa warga lebih dekat serta melakukan solat Ashar berjamaah di Masjid setempat.

Editor:
Sandiaga Jabat Tangan Ibu Renta di Kursi Roda Saat Kampanye di Jalan Kartini
Nurfitri Aprilia
Kampanye pertama pasangan Aneis Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dilangsungkan di Jl. Kartini IX, Rt 007/09, Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

WARTA KOTA, JAKARTA - Kampanye pertama pasangan Aneis Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dilangsungkan di Jl. Kartini IX, Rt 007/09, Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Kampanye pertama ini dilangsungkan pada Senin (31/10) oleh salah satu tim relawan yaitu Laskar Garuda Bersatu atau LADATU yang diketuai oleh Rini, dengan agenda kampanye sosialisasi kepada warga Sawah besar khususnya kelurahan Kartini.

Meski ini menjadi kampanye pertama, namun calon wakil gubernur DKI Jakarta ini datang hanya dengan tim pemenangan dan pengawal tanpa dampingan Calon gubernur Aneis Baswedan. Meski demikian, antusias warga di gang kecil yang hanya seukuran 1,5 meter itu tidak surut, melainkan sorak sorai yell-yell dinyanyikan saat menyambut kedatangan Sandiaga Uno.

Sandiaga uno sendiri terlihat menikmati antusias warga yang menyuarakan namanya, meneriaki kalimat-kalimat positif tanda dukungan akan pasangan calon dengan nomor urut 3 ini. Terlihat jelas Sandiaga Uno mengucapkan terimakasih berkali-kali sambil sesekali membungkukan badan dan melambaikan tangannya kearah warga.

Saat diberi kesempatan menyampaikan program pasangan calon gubernur ini, pria yang sering disapa sandiuno ini berinisiatif naik ke tembok kecil di mushola jami al-ikhlas, "ini saya naik kesini aja kali ya, biar lebih enak kedengeran dan keliatan oleh semuanya," tutur Sandiuno, diikuti oleh sorakan meriah dari warga.

Menurut pria yang akrab juga disapa bang sandi ini, program pasangan calon nomer urut 3 diantaranya membuka lahan pekerjaan bagi masyarakat miskin, merevisi harga bahan sembako agar lebih terjangkau, membenahi daerah-daerah kumuh di Jakarta dengan catatan komunikasi yang baik, dan juga peningkatan KJP dan BPJS bagi warga DKI Jakarta.

"selain itu yang utama, kita juga mau memberdayakan anak muda di Jakarta, biar gak nganggur dan berebut lahan kerja, kelak kita mau bantu anak muda untuk buka usaha dari daur ulang sampah, jadi nanti petugas kebersihan jalan bisa punya usaha sendiri juga," terang Sandiuno mengenai lahan pekerjaan.

Selain itu, calon wakil gubernur ini juga menekankan untuk bantuan para relawan agar kelak dapat memetakan potensi dari tiap daerah agar dapat dibuat bersama lahan pekerjaan yang sesuai dan tidak bentrok dengan kemauan warga.

Kegiatan yang diagendakan pukul 14.00 ini dihadiri oleh cukup banyak warga khususnya orang tua, disampaikan oleh bu Iho, kehadiran warga disini dengan maksud ikut menyampaikan keluh dan saran agar kelak masa kepeminpinan Aneis-Sandiuno kedepan dapat lebih baik. 

"iya ini kan disuruh dateng dari jam 13.30 ya, mundur dikit juga ga apa karena warga disini pada mau ikut kasih keluhan dan saran, biar didenger apalagi kalau pak aneis dan bang sandi nanti udah jadi pasangan gubernur, biar kita bisa hidup lebih layak juga," ujar ibu berkerudung ini.

Selain Iho, juga ada Witi yang turut menyampaikan pertanyaan untuk calon wakil gubernur, perihal suaminya yang juga sebagai pedagang kaki lima yang kerap kali mendapat surat teguran dari kelurahan, padahal menurut Witi suaminya berjualan di lahan kios milik tetangga dan sudah mendapat izin.

"ya kelak kita akan alokasi kan tempat lain untuk PKL-PKL yang ada, tujuannya jan untuk ketertiban juga, tapi beda hal kalau PKL itu ditempat milik orang dan sudah resmi akan izin dan sewanya, semestinya tidak mendapat teguran, tapi bisa nanti kita buat peraturannya untuk alokasi ataupun tetap berjualan disitu dengan waktu tertentu agar semuanya juga tertib," terang Sandiuno.

Sosialisasi yang dilakukan sore ini terlihat singkat namun hangat, pembawaan Sandiuno dan penyampaian maksudnya dapat diterima baik oleh warga kelurahan Kartini. Terlebih saat penyampaian topik 'pembenahan daerah kumuh di jalan kartini IX' ini.  

"semuanya mau juga kan kawasan tinggalnya dibenahi, kalaupun tidak tetap disini bisa dipindah kedaerah terdekat dan tentu dengan komunikasi yang baik, mau kan rumahnya bagus dan layak, arealnya bersih dan gak banyak penyakit," tutur pria yang kekat dengan kacamata kotaknya itu.

Sebelum menyelesaikan agenda  kampanye pertama dilokasi ini, Sandiuno menyempatkan diri berkeliling dan menyapa warga lebih dekat serta melakukan solat Ashar berjamaah di Masjid setempat. (Nurfitri Aprilia)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved