Kopi Beracun

Kenapa Saya Harus Dihukum 20 Tahun?

Dia tanya, kenapa saya harus ditahan 20 tahun? Saya kan enggak berbuat itu. Kenapa jadi harus begini."

Kenapa Saya Harus Dihukum 20 Tahun?
Kompas TV
Jessica divonis hukuman 20 tahun penjara. 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Jessica Kumala Wongso tidak menyangka majelis hakim memvonis dirinya terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana Wayan Mirna Salihin dan dihukum pidana 20 tahun penjara.

Jessica justru merasa optimistis bebas lantaran tidak ada fakta hukum pembunuhan berencana terhadap Mirna.

"Dia sempat bilang ke saya, dia nggak menyangka. Dia tanya, kenapa saya harus ditahan 20 tahun? Saya kan enggak berbuat itu. Kenapa jadi harus begini," kata anggota tim penasihat hukum Jessica, Elizabeth Batubara usai berbincang dengan Jessica di ruang tunggu terdakwa pasca-putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10) lalu.

Baca: Jessica Senyum tapi Bingung

Baca: Jessica Lakukan Hal Tidak Lazim Usai Persidangan dengan Vonis 20 Tahun Penjara

Menurut Elizabeth, ungkapan hati itu disampaikan Jessica sebelum dibawa oleh jaksa ke mobil tahanan yang membawanya kembali ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Saya bilang ke dia, kamu harus siap menerima ini. Masih ada upaya banding dan kasasi, proses masih panjang, masih ada hakim lain yang lebih netral lagi dan lebih baik lagi," kata Elizabeth mengulangi ucapannya ke Jessica.

Usai Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Jessica 20 tahun penjara dalam sidang ke-32 kasus kopi sianida, Kamis (27/10), Jessica pun melawan. Ia tidak terima vonis majelis hakim yang dipimpin Kisworo.

"Saya tidak terima, karena menurut saya keputusan ini sangat tidak adil dan sangat berpihak," ungkap Jessica menanggapi tuntutan.

Tak ada air mata menetes di pipi terdakwa Jessica Kumala Wongso saat hakim memvonisnya terbukti bersalah. Justru ia tersenyum setelah majelis hakim menutup sidang.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved