Kopi Beracun

Inilah 4 Fakta Menurut Hakim Bahwa Tangisan Jessica Hanya Sandiwara

Hakim anggota Binsar Gultom menilai air mata Jessica hanya menggambarkan kesedihan atas apa yang menimpa dirinya sendiri.

Inilah 4 Fakta Menurut Hakim Bahwa Tangisan Jessica Hanya Sandiwara
Warta Kota/Alex Suban
Hakim anggota Binsar Gultom melihat barang bukti Es Kopi Vietnam dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (27/7/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Majelis hakim yang menangani perkara pembunuhan lewat kopi bersianida dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, ternyata memperhatikan detil setiap tindakan terdakwa.

Dalam putusannya, majelis juga mempersoalkan sikap Jessica yang sambil menangis terisak-isak saat membacakan pembelaan atau pledoi.

Baca: Jessica Senyum tapi Bingung

Baca: Kubu Jessica Kecewa, Pledoi 4.000 Halaman Tak Dipertimbangkan

Hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat hakim menolak pledoi atau pembelaan Jessica dan juga penasihat hukumnya.

Hakim anggota Binsar Gultom menilai air mata Jessica hanya sebagai sandiwara.

Inilah alasan majelis hakim menyebut air mata Jessica hanya sandiwara:

1. Air mata Jessica saat membacakan pledoi tidak jatuh hingga ke hidung.

 Hakim melihat air mata Jessica saat membacakan pledoi tidak jatuh hingga ke hidung. Air mata Jessica dinilai sebagai sandiwara.

2. Jessica Memanfaatkan suara isak tangis dan kacamata untuk bersandiwara.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved