Pilkada DKI

Satu Kecamatan DKI, Nanti Ada Balon Udara Cagub-cawagub

KPU DKI dan tim kampanye menyepakati bahwa satu buah balon udara dipasang di tiap kecamatan.

Editor:
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, SENEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengizinkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI untuk menggunakan balon udara sebagai alat peraga kampanye mereka.

Penggunaan tentang balon udara telah disepakati dalam rapat koordinasi dengan tim kampanye pasangan cagub-cawagub yang digelar di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

"Balon udara sebanyak satu buah setiap kecamatan se-DKI Jakarta," ujar Komisioner KPU DKI Bidang Sosialisasi, Betty Epsilon Idroos.

KPU DKI dan tim kampanye menyepakati bahwa satu buah balon udara dipasang di tiap kecamatan.

Penggunaan balon udara sebagai alat kampanye belum diatur dalam Peraturan Peraturan KPU. Sehingga, KPU DKI dan tim kampanye membuat kesepakatan yang hasilnya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU DKI.

Selain balon udara, KPU DKI juga memperbolehkan pasangan cagub-cawagub dan tim kampanyenya menggunakan mobil keliling selama mobil tersebut tidak menampilkan visualisasi yang masuk kategori iklan media massa. Namun, penggunaannya harus didaftarkan KPU DKI.

"Yang billboard berjalan (videotron) itu tidak diperbolehkan," kata Betty.

Selain balon udara dan mobil keliling, bahan dan alat peraga kampanye yang boleh digunakan tercatat dalam Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2016 tentang Kampanye Pilkada.

PKPU tersebut menyatakan KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota memfasilitasi bahan kampanye berupa selebaran, brosur, pamflet, dan poster, serta alat kampanye berupa baliho, umbul-umbul, dan spanduk.

Serta jumlah alat peraga kampanye yang disediakan KPU yakni 5 buah baliho per kabupaten/kota, 20 buah umbul-umbul per kecamatan, dan 2 buah spanduk per kelurahan. Pasangan cagub-cawagub boleh menambah sebanyak 150 persen dari yang disediakan KPU DKI.

Adapun jumlah bahan kampanye yang difasilitasi KPU DKI untuk masing-masing pasangan cagub-cawagub yakni 1.000 rim selebaran,1.000 rim brosur, pamflet dan poster masing-masing sebanyak 4 buah pamflet untuk setiap RT. Pasangan cagub-cawagub boleh menambah sebanyak 100 persen dari yang disediakan KPU DKI.

Selain itu, pasangan cagub-cawagub juga dapat menambah bahan kampanye lain. Bahan kampanye yang dapat dicetak sendiri oleh pasangan cagub-cawagub dan timnya

Seperti kaus, topi, mug, kalender, kartu nama, pin, pulpen, payung, dan/atau stiker paling besar ukuran 10 x 5 cm. Harga untuk masing-masing item setiap bahan kampanye tersebut maksimal Rp 25.000. (Faizal Rapsanjani)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved