Contra Flow Matraman-Jalan Tambak Dinilai Efektif, Penumpang Transjakarta Koridor 4 Alami Kenaikan

Pemberlakukan contra flow selain mampu memangkas waktu tempuh sekitar 20-25 menit, juga mampu mendongkrak jumlah penumpang.

Contra Flow Matraman-Jalan Tambak Dinilai Efektif, Penumpang Transjakarta Koridor 4 Alami Kenaikan
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, MATRAMAN -- Upaya PT Transjakarta dalam meningkatkan pelayanan dengan mengujicobakan rekayasa lalulintas dari simpang Matraman sampai traffic light pertigaan Jalan Tambak, sepanjang sekitar satu meter, membuahkan hasil.

Pemberlakukan contra flow bagi armada Transjakarta Koridor 4, dari arah Pulogadung menuju Dukuh Atas, selain mampu memangkas waktu tempuh sekitar 20-25 menit, mampu mendongkrak jumlah penumpang.

"Waktu tempuhnya berkurang sampai 20 menit. Jika sebelumnya waktu tempuh dari Jalan Pemuda ke Tosari di Jalan Sudirman sekitar 50-60 menit kini hanya 25-35 menit," jelas Manajer Humas PT TransJakarta Prasetyo Budi kepada Warta Kota, Senin (24/10).

Contra flow diberlakukan pagi sejak 05.00-10.00. Di sana, petugas melakukan penjagaan secara ketat untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

"Selain mengerahkan tim dari TransJakarta, kami juga bekerjasama dengan polisi lalu lintas dan petugas dinas perhubungan dalam menjalankan rekayasa lalin di sana," ujar Prasetyo.

Ujicoba ini kata Prasetya dilatarbelakangi oleh banyaknya penumpang yang mengeluh kerap terlambat ke kantor, gara-gara kemacetan di jalur TransJakarta kawasan itu. Kecametan di jalur TransJakarta disebabkan banyaknya sepeda motor dan kendaraan pribadi yang menyerobot jalur.

"Pagi hari, koridor 4 didominasi karyawan perkantoran di Sudirman, Thamrin dan sekitarnya. Kami coba amati, ternyata kemacetan terparah di kawasan Matraman menuju Jalan Tembak. Makanya kami terapkan contra flow di sana. Upaya kami ini agar mereka nyaman dan tetap menggunakan angkutan publik TransJakarta," jelas Prasetyo.

Upaya itu terbukti efektif, karena sejak diberlakukan dua bulan lalu setiap hari terjadi penambahan rata-rata 4000 penumpang perhari.

"Sebelum ada contra flow, untuk koridor 4 penumpang sekitar 19 ribuan per hari. Sekaran mencapai 23 ribuan. Ini bukti bahwa masyarakat puas," imbuh Prasetyo.

Di koridor 4 ini ada dua rute yang dilayaninya dengan jumlah armada berbeda. Masing-masing untuk Pulogadung-Bundaran Senayan, dilayani oleh 20 unit armada. Kemudian Pulogadung-Grogol ada 18 unit armada.
Bahkan setiap pagi, pukul 05.00-06.00 ada bus gandeng yang seharusnya melayani koridor 1 (Blok M-Kota) dan koridor (Pinang Ranti-Grogol), menjemput penumpang terlebih dulu di koridor 4. Setelahnya, bus gandeng ini langsung masuk ke koridor aslinya.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved