Berita Heboh

Hah, Pria Ini Langsung Jalani Operasi Darurat Usai Makan Cabe Terpedas di Dunia

Cabai bernama ghost pepper merupakan salah satu cabai terpedas di dunia. Makan cabe ini, tanggung sendiri risikonya.

Editor: Suprapto
Kompas.com
Cabai ghost pepper. Cabai terpedas di dunia. 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Cabai bernama ghost pepper merupakan salah satu cabai terpedas di dunia. Bentuknya sama persis dengan rawit merah dengan ukuran sedikit lebih besar.

Kejadian ini mungkin akan membuat orang lebih hati-hati saat memakan cabai dengan rasa yang sangat pedas, seperti cabai ghost pepper.

Seperti yang dilaporkan dalam Journal of Emergency Medicine, telah terjadi kasus luka robekan di lubang kerongkongan setelah seorang pria makan cabai ghost pepper yang dinilai paling pedas tersebut.

20161020 ghost peppers cabe terpedas
Cabe ghost peppers, cabai terpedas di dunia.

Pria asal Amerika berusia 47 tahun memutuskan untuk makan burger dengan topping ghost pepper yang telah dihaluskan sebagai bagian dari kontes makan.

Tak lama setelah melakukan tantangan di kontes makan yang sempat disirakan oleh YouTube tersebut, pria tersebut mengalami muntah yang hebat.

Rasa panas dari cabai, seperti sensasi terbakar, membuat pria tersebut muntah hebat dan banyak.

Kondisi tersebut ternyata memicu luka pada kerongkongan, kondisi jarang yang dikenal sebagai sindrom Boerhaave. Kondisi ini memiliki tingkat risiko kematian yang tinggi.

Ketika rasa sakit terus memburuk, untungnya pria tersebut langsung mendapatkan respon darurat. Hidupnya diselamatkan dengan operasi darurat yang dilakukan oleh dokter.

20161020 ghost peppers cabe terpedas1
Ukuran kepedasan cabe

Karena insiden ini, pria tersebut harus menghabiskan 23 hari di rumah sakit untuk dapat kembali pulih.

Konsekuensi yang ia dapatkan, termasuk biaya rumah sakit, nyatanya jauh melebihi hadiah yang akan di dapat dari kontes makan.

Walau kasus ini sangat mengkhawatirkan, para penulis penelitian mencatat bahwa biasanya, cabai paling pedas seperti ghost pepper tidak menimbulkan efek samping yang signifikan.

Namun, peneliti tetap memperingati agar membatasi asupan cabai yang sangat pedas. (Ayunda Pininta)

Sumber: Kompas.com
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved