Kamis, 16 April 2026

M Taufik Apresiasi atas Launching Komunitas Peduli BPJS Ketenagakerjaan

Antusiasme warga mendaftarkan diri menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, ditanggapi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), M Taufik.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), M Taufik, menanggapi sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ke masyarakat kecil sebagai bentuk langkah positif. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Cilincing, menyelenggarakan launching komunitas peduli jaminan sosial ketenagakerjaan dan para kader penggerak BPJS Ketenagakerjaan, di Gedung Balai Yos Sudarso Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (22/10).

Di acara tersebut, ratusan warga yang rata-rata bekerja sebagai pengemudi, baik itu pengemudi angkutan umum, ojek online, bahkan penghuni di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, juga dapat mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Antusiasme warga mendaftarkan diri menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, ditanggapi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), M Taufik.

Baca: Ikuti Lauching, Warga Antre Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Yos Sudarso

Dijelaskan Taufik, sosialisasi memperkenalkan BPJS Ketenagakerjaan ke masyarakat kecil sebagai bentuk langkah positif.

"Saya kira ini sebagai bentuk langkah positif yang dilakukan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilincing, dimana mau memperhatikan dan mensosialisasikan ke masyarakat kecil, dan kesulitan masyarakat kecil itu rata-rata apabila terjadi sesuatu, mau masuk ke rumah sakit juga kesulitan," ungkapnya di Lantai III Balai Yos Sudarso.

Ia mengatakan, masyarakat kecil banyak yang kesulitan masuk ke Rumah Sakit, untuk mendapatkan pengobatan maksimal.

Biaya pengobatan di rumah sakit, lanjut Taufik, menjadi mahal lantaran warga kecil itu membiayai diri sendiri, tanpa bantuan orang lain.

"Warga kebanyakan takut masuk rumah sakit ya karena tidak kepikiran ada jasa yang dapat membantunya. Membiayai dirinya sendiri jadi berat buat mereka. Kalau warga itu masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, saya kira ini akan menumbuhkan rasa ketenagan dalam kehidupan masyarakat kecil. Lalu, hal ini ada efeknya. Kalau hidup tenang maka efeknya di bagian produktfitasnya lebih baik. Ini harus diapresiasi. Prinsipnya masyarakat ingin hidup tenang di berbagai hal," terangnya.

Ia berharap, Kantor BPJS Ketenagakerjaan lain di wilayah DKI Jakarta, turut serta membantu masyarakat kecil dengan cara turun langsung ke lapangan.

"Karenanya kantor BPJS seperti ini harus turun ke lapangan dan menyampaikan langsung, jika ada sebuah program yang dimana program itu sendiri bisa menolong seluruh masyarakat kecil. Gitu loh. Setidaknya kan masyarakat jadi tahu, dan mengira-ngira pasti nantinya akan menjadi jauh lebih baik kedepannya untuk mereka," katanya. (BAS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved