Wantimpres: Sikap Sederhana Presiden Jokowi, Anaknya Jual Martabak

Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto menyatakan sikap sederhana Presiden Jokowi seharusnya bisa ditiru oleh pejabat pusat dan daerah.

YouTube
Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep adu panco 

WARTA KOTA, JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto menyatakan sikap sederhana Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya bisa ditiru oleh pejabat pusat dan daerah.

"Seorang Jokowi ini, pertama kali saya lihat bisa preteli keangkeran sebagai seorang presiden. Tukang becak saja bisa masuk ke rumahnya di Solo saat beliau menjabat Wali Kota," kata Sidarto dalam diskusi "Menagih Nawacita: Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK" di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Selanjutnya, kata Sidarto, Presiden Jokowi juga tidak ingin membangun dinasti keluarga.

Baca: Kaesang Pangarep: Jadi Anak Presiden, Cuma Nambah Followers

20160531 jokowi beli mik di mangga dua
Dalam foto yang diabadikan oleh Christine, salah satu pedagang di Harco Mangga Dua, Jakarta Utara, tampak presiden Jokowi dan putranya, Kaesang Pangarep, berbelanja di pusat pertokoan itu, Minggu (29/5/2016) siang. Keduanya membeli mikrofon di sebuah toko.

"Dia tidak berusaha angkat anaknya untuk terjun ke politik. Kalau hobinya jualan martabak ya martabak saja," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan yang dibutuhkan ke depan adalah "leadership by example" Presiden Jokowi.

"Saya pernah berdua bicara dengan presiden, beliau sebut mengenai kepemimpinan seperti Tri Rismaharini di Surabaya dan Yoyok Riyo Sudibyo di Batang karena yang sederhana, jujur, dan cerdas seperti Jokowi itu tidak banyak," ucap Sidarto.

Baca: Presiden Jokowi Payungi Menteri Rini dan Gubernur Papua Bikin Heboh Netizen

gibran
Gibran Rakabuming dan usaha Markobar, yang sedang heboh.

Ia pun menegaskan bagaimana Indonesia ini mau berubah kalau keteladanan dari pemimpinnya tidak bisa ditiru pejabat pusat sampai ke daerah.

"Tidak usah kita tutupi masih banyak pejabat yang terlibat dalam proyek. Pilih tokoh-tokoh yang berketeladanan, jangan tokoh-tokoh yang dari awal sudah menyebar duit," tuturnya.  (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved