Breaking News:

Satpam Tusuk Polisi

Kapolri Beberkan Keterkaitan Sultan dengan ISIS

Menurut Tito, Sultan kerap kali bermain internet di warnet. Dari situ lah perilaku pemuda berusia 22 tahun ini mendadak berubah.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolri Jendral Tito Karnavian menyambangi RS Siloam, Karawaci, Tangerang untuk menjenguk korban penusukan yang dilakukan Sultan Aziansyah, Jumat (21/10). 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kapolri Jendral Tito Karnavian membeberkan keterlibatan Sultan Aziansyah (22) dengan organisasi ISIS.

Sultan menebar teror dengan menyerang tiga anggota polisi dan melemparkan bahan peledak di kawasan Cikokol, Tangerang, pada Kamis (20/10).

Menurut Tito, Sultan kerap kali bermain internet di warnet. Dari situ lah perilaku pemuda berusia 22 tahun ini mendadak berubah.

Ia lebih pendiam dan tertutup. Bahkan Sultan sempat kabur dari rumahnya yang berada di Desa Lebak Wangi RT 04 / RW 02 No. 71 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Sultan menghilang, keluarganya pun turut mencarinya. Pihak keluarga akhirnya mengetahui keberadaannya.

"Dia ditemukan di Ciamis, baru saja didatangi kakaknya, dia malah lari. Kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek setempat," ujar Tito di RS Siloam Tangerang pada Jumat (21/10).

Tito mengungkapkan setelah dibawa oleh keluarganya, Sultan kembali melarikan diri.

Perilaku Sultan berubah total semenjak menuntut ilmu di Pondok Pesantren yang berada di Ciamis itu.

"Hasil penelusuran kami, bahwa dia ini berada di pesantren yang dikelola oleh seseorang yang berinisial FA," ucapnya.

FA ini bagian dari jaringan teroris lama. Ia berada di dalam Al Jamaah Islamiyah.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved