Selasa, 14 April 2026

Ini Argumen KONI Pusat Mengapa PON Remaja II Harus Tetap Berlangsung

Ketua Umum KONI Pusat Toni Suratman menuturkan bahwa pihaknya sangat berharap PON Remaja II di Jawa Tengah tetap dijalankan.

Warta Kota/Banu Adikara
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Toni Suratman. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Toni Suratman menuturkan bahwa pihaknya sangat berharap PON Remaja II di Jawa Tengah tetap dijalankan.

Untuk diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan wacana membatalkan ajang PON Remaja II mendatang dengan alasan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kalau hanya masalah anggaran kan bisa dibicarakan. Bisa dicari solusinya. Jadi harunya bukan masalah besar. Apalagi acara ini kan dana terbesarnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Tengah. Mungkin 80 persen, " kata Toni, Rabu (19/10) di Gedung Serbaguna Gelora, Senayan, Jakarta Pusat.

Jika event ini batal, kata Toni, pihak Jawa Tengah juga akan menjadi pihak yang dirugikan.

"Kasihan Jawa Tengah yang sudah melakukan persiapan dua tahun kalau harus batal begini. Kontingen lain pun saya rasa demikian," katanya.

Alasan lain mengapa PON Remaja II penting, lanjut Toni, adalah karena para atlet yang bertanding di sana bisa diproyeksikan ke Youth Olympic Games dan Youth Asian Games.

"Dua event itu adalah target kami untuk para atlet remaja, " kata Toni.

Menurut Toni, apa yang dihasilkan di PON Remaja II nantinya, bisa menjadi aset Indonesia sampai setidaknya 20 tahun ke depan.

"Ini bukan sekadar program bangun tidur. Program ini ada visi ke depannya. Setidaknya tahun 2018 mendatang, Indonesia sudah bisa punya atlet unggulan baru, " katanya.

Terkait alasan lain wacana pembatalan adalah karena sudah ada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) di Jaw Tengah, Toni mengatakan bahwa PON Remaja II harusnya lebih didahulukan.

"POPNAS itu kan masih tingkat pelajar. Cabang olahraga yang diperlombakan pun belum terlalu matang materinya. Sementara kalau PON Remaja, cabang olahraga yang diperlombakan adalah cabang yang juga diperlombakan di olimpiade maupun Asian Games, " kata Toni. (kar)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved