Breaking News:

Pilkada DKI Jakarta

Ruhut: Akibat Demo Amien Rais Ahok-Djarot dan Anies-Uno Akan Maju di Putaran Kedua

Ruhut Sitompul menilai Amien Rais melakukan blunder dan akan menyebabkan Ahok-Djarot serta Anies-Uno melaju ke putaran kedua.

Fabian Januarius Kuwado/Kompas.com
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Ruhut Sitompul, politisi Partai Demokrat, menilai blunder politik yang dilakukan Amie Rais saat demo berbau SARA membuat pasangan Ahok - Djarot dan Anies - Uno berpeluang lolos masuk ke putaran kedua Pilkada DKI 2017.

Dia menyakini Pilkada DKI akan berlangsung dua putaran.

"Mereka saling bersaing untuk menjatuhkan Ahok - Djarot, supaya salah satu dari mereka bisa bersama kami masuk ke putaran kedua. Memang kalau pada akhirnya Pilkada DKI Jakarta ini harus dua putaran,  berdasarkan data hasil poling yg paling jelek sekalipun, Ahok - Djarot itu kan tetap dapat menang diputaran kedua. Jadi kami nggak khawatir," kata Ruhut di Jakarta Pusat, Senin (17/10).

Juru bicara Timses Ahok - Djarot mengatakan dari pada menanggapi dan terpengaruh demo-demo yang bernuansa SARA, Ahok- Djarot sekarang lebih memilih fokus menjalankan fungsi dan tugas mereka masing-masing di pemerintahan sebelum diharuskan memasuki masa cuti.

Dengan melakukan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, maka masyarakat pemilih akan melihat hasil kerja nyata Ahok - Djarot.

"Karena itu kami tidak akan menanggapi aksi-aksi demo berbau SARA itu. Kalau kami turun, lebih membuat  aksi simpatik saja dengan hasil karya nyata dari Ahok - Djarot," tuturnya.

Dia optimism kalau Ahok - Djarot akan menang dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang, meskipun terus diguncang isu dan aksi demo SARA.

Optimismenya itu karena rakyat Jakara sudah cukup cerdas untuk memilih berdasarkan prestasi dan kinerja yang telah dicapai Ahok - Djarot selama ini.

"Ya, saya tetap optimistis Ahok pasti menang. Karena sekarang rakyat Jakarta sudah cerdas. Ahok kan memberikan bukti, kalau yang lain kan cuma janji-janji," ujar Ruhut.

Bekal lain untuk merebut kemenangan dalam pilgub, menurut Ruhut adalah, sudah adanya satu juta KTP penduduk DKI yang berhasil dikantongi Ahok - Djarot. Bekal tersebut sangat penting untuk dapat lolos dari putaran pertama.

"Dan hati-hati, kami saat ini sudah punya satu juta KTP.  Itu berarti bila kami mendapat satu juta suara tambahan dalam pilgub putaran pertama, berarti kami sudah meraih dua juta suara. Bila ternyata tingkat partisipasi pemilih di DKI Jakarta hanya 20%, berarti total suara akan sekitar 3,5 juta suara. Dengan perolehan dua juta suara dalam putaran pertama, berarti kami sudah menang satu putaran," katanya.

Untuk menjaga potensi perolehan suara itu, dia menjelaskan, timses Ahok - Djarot kini terus berkerja menunjukkan hasil kerja nyata Ahok - Djarot, terutama kegiatan-kegiatan para pasukan biru, oranye, hijau, dan ungu.  

"Kami juga akan terus menunjukkan manfaat adanya bis sekolah yang gratis untuk anak-anak. Belum lagi armada Transjakarta yang gratis juga bagi orang gak mampu, bagi aparat penegak hukum, kepolisian, maupun TNI," katanya.

Penulis:
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved