Minggu, 12 April 2026

Demo Ahok

Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal Dijaga Ketat

Ratusan aparat kepolisian menjaga ketat Gereja Katedral Jakarta, menjelang aksi demo memprotes ucapan dan menolak Basuki Tjahaja Purnama

Acep Nazmudin
Polisi sudah berjaga-jaga dekat pintu masuk Masjid Istiqlal, Jumat (14/10/2016) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Acep Nazmudin

WARTA KOTA, GAMBIR -- Ratusan aparat kepolisian menjaga ketat Gereja Katedral Jakarta, menjelang aksi demo memprotes ucapan dan menolak Basuki Tjahaja Purnama sebagai calon petahana dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Pantauan Warta Kota, Jumat (14/10/2016), sejak pagi aparat kepolisian berseragam lengkap menjaga setiap gerbang masuk ke Gereja Katolik terbesar di Indonesia ini.

Ada empat gerbang yang dijaga, masing-masing gerbang dijaga oleh sekitar 10 aparat kepolisian.

20161014 truk polisi
Truk Polisi standby jelang demo Ormas Islam, Jumat (14/10/2016)

Di area dalam gereja juga tak luput dari penjagaan aparat, selain dijaga ketat, area halaman dalam gereja katedral juga menjadi tempat parkir kendaraan polisi.

Sementara di Masjid Istiqlal, pemandangan tak jauh berbeda dengan Gereja Katedral, ratusan polisi juga siaga di beberapa titik.

Saat ini, massa pendemo mulai berdatangan ke Masjid Istiqlal, mayoritas dari mereka datang menggunakan motor dan bus.

Diketahui ribuan orang bakal mengepung kantor Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota Jakarta usai salat Jumat.

Mereka yang terdiri dari beberapa ormas yang mengatasnamakan Islam, akan melakukan longmarch mulai dari Masjid Istiqlal, Bundaran Patung Kuda dan Balai Kota.

20161014 polisi, ahok, masjid istiqlal2
Polisi berjaga-jaga di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan untuk antisipasi demo Ormas Islam di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/10/2016)

Untuk pengamanan, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 2.800 personel yang terbagi dalam 28 satuan setingkat kompi (SSK) disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa itu.

"Kita menyiapkan 28 SSK. Sewaktu-waktu bisa ditambah sesuai kekuatan massa apabila di luar dugaan dan sewaktu-waktu bisa berubah," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dihubungi, Jumat (14/10/2016).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved