Koran Warta Kota

Jessica Bersumpah

Jessica mengatakan, hidupnya menderita seusai Mirna meninggal dan dirinya dituduh sebagai pembunuh.

Editor: Andy Pribadi
Warta Kota
Cover berita utama Harian Warta Kota Edisi Kamis 13 Oktober 2016 berjudul Jessica Bersumpah. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Air mata terdakwa Jessica Kumala Wongso tumpah dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Rabu (12/10).

Jessica menangis tersedu saat membacakan nota pembelaan (pleidoi) yang ditulisnya sendiri.

Ikuti perkembangan: KOPI BERACUN

Pledoi yang dibacakan selama kurang lebih 12 menit tersebut merupakan gambaran isi hatinya sejak Wayan Mirna Salihin meninggal 6 Januari 2016 silam, setelah meminum kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta.

Jessica mengatakan, hidupnya menderita seusai Mirna meninggal dan dirinya dituduh sebagai pembunuh.

"Saat Mirna meninggal, mimpi buruk saya dan keluarga saya dimulai," kata Jessica yang membacakan pleidoinya dengan posisi berdiri di depan kursinya.

Sejak Mirna meninggal, Jessica menyebut hidup keluarganya dipojokkan dan menderita. Banyak orang yang mendatangi rumahnya hingga berselisih dengan saudaranya.

"Saya tidak mengerti mengapa hal ini menimpa saya dan keluarga. Apapun yang saya lakukan selalu menjadi cibiran bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menceritakan, satu contoh ketika banyak masyarakat dan wartawan yang mendatangi rumahnya membuat ia tidak betah dan memilih untuk pergi ke hotel guna menenangkan diri.

"Masyarakat banyak yang bilang kalau saya hendak kabur, padahal saya hanya berusaha mencari ketenangan yang tidak bisa lagi saya dapatkan di rumah," tuturnya

Kemudian, ketika dirinya ditangkap dan dipaksa mengakui pembunuhan terhadap temannya sendiri.

"Tekanan apapun yang saya terima tidak akan pernah bisa membuat saya mengakui hal yang tidak saya lakukan," tegasnya sambil tersedu.

"Saya sadar kalau tidak ada yang bisa luput dari kehendak Tuhan Yang Maha Esa, walau bagaimanapun juga, saya tidak membunuh Mirna," tambahnya.

Seperti sampah
Kemarin, Jessica juga menceritakan pengalaman terberat ia rasakan ketika melakukan rekonstruksi di Kafe Olivier yang membuatnya merasa sangat tertekan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved