Berita Video: Komplotan Pembobol Rumah Kosong Berhasil Ditangkap Polisi
Sindikat pembobol rumah kosong dengan cara pemetaan menggunakan modus ojek berbasis online berhasil ditangkap.
WARTA KOTA, SEMANGGI -- Sindikat pembobol rumah kosong dengan cara pemetaan menggunakan modus ojek berbasis online ditangkap Jajaran Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dari sepuluh pelaku yang sering mengasak barang berharga di rumah kosong masih ada tiga pelaku yang berhasil melarikan diri.
Kasubdit Ranmor AKBP Andi Adnan mengatakan bahwa seorang pelaku memantau dan mengincar target operasi rumah kosong dengan modus menjadi ojek online. Bermodalkan helm yang sudah dimodifikasi atau dicat bertuliskan Grab, pelaku berhasil mengelabui masyarakat sekitar.
"Sindikat ini berpura-pura, satu orang menjadi tukang ojek online. Kemudian memasuki perumahan atau kampung, mencari sasaran rumah kosong," kata Andi di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
Setelah menemukan rumah kosong yang tidak berpenghuni, komplotan itu langsung bergerak. Setelah pintu rumah sasaran diketok-ketok dan diketahui pemilik rumah tidak ada di tempat, pelaku langsung beraksi dengan cara merusak dan mencongkel pintu rumah dengan linggis dan obeng.
"Barang berharga milik korban yang rumahnya kosong langsung digasak para pelaku. Seperti uang dan perhiasan," ungkap dia.
Aksi komplotan spesialis pencurian rumah kosong ini berawal dari kejadian pencurian di Gang Usaha No. 46 B Rt 07/12 Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur pada Rabu (24 Agustus 2016) lalu.
Akibat rumahnya dibobol tamu tak diundang, pemilik rumah Dian Noor Bimo Widyanto mengalami kerugian mencapai Rp60 juta.
"Kelompok ini sudah 15 kali melakukan aksinya dan kebanyakan beraksi di wilayah Jakarta Timur," tutur dia.