Breaking News:

Terminal Pulogadung Pun Menjadi Sepi, Seperti Ini Suasananya

Sejak pemindahan trayek sehabis lebaran kemarin itu, sudah tidak ada lagi bus AKAP Jawa Tengah dan Jawa Timur yang masuk ke sana.

Warta Kota/Nurfitri Aprilia
Terminal Pulogadung pun menjadi sepi. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Tidak berbeda jauh dengan tetangganya, Terminal Pulogadung tidak kalah sepi dari terminal Rawamangun.

Lalu lalang bus AKAP yang biasanya ramai keluar masuk lapangan terminal kini terlihat lebih sepi.

Tepatnya, Juli lalu, pemindahan trayek bus AKAP dari terminal Pulogadung ke terminal terpadu Pulogebang resmi dilaksanakan, tidak ada lagi bus AKAP khususnya jurusan Jawa tengah dan Jawa Timur yang menggunakan terminal ini sebagai titik datang dan keberangkatannya.

Saat ditemui di Kantornya yang berlokasi didalam lapangan terminal Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (10/10) Komandan Regu unit Pulogadung menjelaskan bagaimana keadaan sekarang terminal Pulogadung pasca pemindahan trayek yang terjadi.

"Sejak pemindahan trayek sehabis lebaran kemarin itu, sudah tidak ada lagi bus AKAP Jawa Tengah - Jawa Timur yang masuk sini, sisanya hanya AKAP ke bandung, Merak, dan NTB. Karena ketiga jurusan itu memang masih dikhususkan berangkat dari terminal ini jadi ya masih ada penumpang meski berkurang jauh," terang Pardja (51) di Jakarta, Senin (10/10/2016).

Namun, ada nilai positif yang dikatakan pria asal Jogjakarta ini mengenai pemindahan trayek ke Pulogebang, diantaranya kebersihan dan keamanan di terminal menjadi lebih terjaga dan terurus. "wah kalau sekarang kebersihan sih lebih terjaga banget, mungkin karena lebih sepi ya jadi untuk kebersihan sih sangat meningkat, keamanan juga kita dibantu sama Dinas Sosial untuk menyisir Gelandangan Pengemis (gepeng) yang sering ada di sini," ujar Danru yang sudah bekerja sejak tahun 1992.

Pemindahan trayek yang dilakukan sejak tiga bulan lalu juga dimanfaatkan oleh pengelola terminal untuk merenovasi bangunan terminal yang sudah mulai usang dan memperbaiki jalanan utama didalam lapangan terminal bus tersebut.

Menurut Firman (40) yang juga menjabat sebagai staff security pusat di terminal Pulogadung pemindahan ini tidak semuanya memberikan dampak buruk bagi terminal. "kalau menurut saya tidak semuanya negatif sih, soalnya pas pemindahan ini terminal juga langsung merenovasi bangunan, kan jadi ga terlalu terganggu dengan traffic penumpang," ujar pria kelahiran Yogyakarta ini.

Danru unit Pulogadung juga mengatakan hal yang sama mengenai nilai positif yang disebabkan oleh pemindahan trayek tersebut, meski menurutnya pemindahan ini lebih banyak membawa kerugian bagi pedagang-pedagang dan Perusahaan Otobus yang masih beroperasi di dalam terminal Pulogadung ini. (Nurfitri Aprilia)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved